Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Wigih Sugiono, Model Sekaligus Dancer Berbakat asal Tulungagung

Anggi Septian Andika Putra • Kamis, 21 Juni 2018 | 16:27 WIB
wigih-sugiono-model-sekaligus-dancer-berbakat-asal-tulungagung
wigih-sugiono-model-sekaligus-dancer-berbakat-asal-tulungagung

Awal Juni lalu, Wigih Sugiono dapat pengalaman baru. Dia meraih apresiasi berupa penghargaan sebagai seniman berprestasi. Yakni dari Gubernur Jawa Timur (Jatim) Soekarwo. Itu menjadi motivasi tersendiri bagi warga Kelurahan Sembung, Kecamatan Tulungagung itu, untuk tetap berkarya.


WHENDY GIGIH PERKASA


Tulungagung memiliki banyak seniman berprestasi di berbagai bidang. Di antaranya tari tradisional, dance, karawitan, dan lain sebagainya. Para seniman itu diseleksi berdasar banyaknya karya dan prestasi yang pernah diraih. Salah satunya Wigih Sugiono.


Saat wawancara pada Selasa (19/6) lalu, Wigih menceritakan jika dia dapat informasi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Tulungagung.


Yakni akan ada penghargaan dari Gubernur Jatim Soekarwo atau lebih akrab disapa Pak Dhe Karwo. Penghargaan diberikan kepada para seniman berprestasi.


Dia pun diminta mengirim biodata lengkap dan daftar berbagai prestasi yang pernah diraih. Setelah semua selesai disiapkan, dikirim ke dinas dan diteruskan ke tingkat provinsi.


“Ternyata saya dapat persetujuan ikut apresiasi seniman berprestasi itu,” ungkapnya yang berangkat pada 5 Juni lalu.


Ternyata, dalam acara itu, dia yang masuk dalam bidang tari dan model itu tidak sendiri. Ada beberapa orang lain, tapi beda bidang. Penghargaannya merupakan tingkat Provinsi Jatim. Artinya, seluruh seniman berprestasi yang sudah terpilih diundang di gedung Sasana Disbudpar Provinsi Jatim.


“Selain dapat penghargaan, juga ada uang tunai dan sembako,” ujarnya.


Pria berusia 32 tahun itu menduga bisa mendapat penghargaan dari gubernur Jatim karena dulu pernah mewakili Jatim. Yakni dikirim Disbudpar Tulungagung ke TMII sebagai model putra memperagakan busana adat. Hasilnya meraih juara.


Anak ke empat dari empat bersaudara itu memang sudah mewarisi darah seni, khususnya tari modern atau dance. Dia getol menggeluti dance sejak masih anak-anak. Saat wawancara, dia mengaku dunia dance sudah cukup lama dikenalnya yakni sejak masih taman kanak-kanak (TK).   


Awalnya hanya sekadar iseng atau coba-coba membentuk grup dance bernama Sky Dance. Selanjutnya ikut lomba di Tulungagung hingga akhirnya berhasil menang.


Sejak 2004 lalu, mulai lebih giat mempelajari dance. Dia bersama grup dance-nya juga mulai diminta mengisi berbagai acara. Karena baru permulaan, tarif bukanlah hal utama. Terpenting mencari pengalaman dan nama.


Hingga kini sudah banyak prestasi yang diraih. Di antaranya juara I putra Radar Tulungagung kategori remaja putra (2008),  juara I Dance Latulip Kediri 2009, juara I Dance Yamaha Blitar 2010, juara III Dance Ototrend Malang (2010), juara I Dance Axis di Madiun (2011), juara II modern dance di Ponorogo (2012),  juara II dance di Mojokerto (2013), dan juara II dance di Surabaya (2014).


Selain itu, juara I parade dance Stikes Pare (2015), juara II peraga terbaik putra Duta Busana Daerah di Gor Tulungagung (2016), peraga terbaik wakil Jatim putra di TMII (2016), juara II dance batik di Kediri (2018), dan lain sebagainya.


Beragam pengalaman di bidang kesenian juga cukup banyak. Di antaranya dance long tribe di Palembang selama saru bulan (2017), penari event HUT ANTV live di Surabaya (2018), penari event MNC TV live di Purwokerto (2018), dan masih banyak lainnya.


“Alhamdulillah sampai sekarang masih aktif dance, model, serta menjadi pelatih juga,” ungkap pria dari sanggar SKY MANAGEMENT (SKY Agency, Red) itu. (*/ed/din)

Editor : Anggi Septian Andika Putra
#berprestasi #tulungagung