Ada banyak sekali jajanan tradisional yang tak kalah enak dengan jajan modern, seperti roti dari luar negeri. Salah satunya carangmas. Ya, jajanan tersebut merupakan produk unggulan Desa Tapan. Mengingat banyak sekali warga desa tersebut yang memiliki usaha carangmas. Jajanan ini terbuat dari singkong diparut lalu diberi gula merah cair.
Wati, salah satu warga Dusun Serut, Desa Tapan, Kecamatan Kedungwaru, ini memulai usaha carangmasnya sejak 2010. Dia mengaku, memulai usaha tersebut tidak mudah. Apalagi harus bersaing dengan jajanan modern seperti roti, keripik, atau lainnya. Meski demikian, pihaknya optimistis dengan usaha tersebut. Mengingat banyak warga Desa Tapan dengan usaha yang sama. Dengan harapan, pemasaran akan lebih mudah. “Ya, tidak mudah. Dulu itu yang sulit pemasarannya. Karena pesaingnya jajanan modern,” ucapnya
Meski banyak warga yang usahanya sama, wanita berusia 38 tahun ini mengaku tidak ada persaingan. Setiap pelaku usaha memiliki pengepul jajanan sendiri. Seperti dia, memiliki pasar sendiri. Produknya dipasarkan di wilayah Tulungagung dan Jombang. “Kami tidak memasarkan langsung. Tapi diambil pengepul jajanan gitu dan dipasarkan di wilayah Tulungagung dan Jombang. Kalau saya, seminggu bisa keluar produk hingga 500 pak. Dengan rincian 1 pak berisi 50 carangmas,” katanya.
Editor : Didin Cahya Firmansyah