Masih tergolong muda, Wisnu Kurniawan sudah mampu tampil hingga 25 kali menjadi dalang. Dia pun pernah pentas di berbagai daerah.
AGUS DWIYONO
Tak dimungkiri, generasi muda lebih memilih mengembangkan kesenian modern agar tidak tergolong ketinggalan zaman. Namun, beda dengan Wisnu Kurniawan.
Dia tetap merawat dan memperkenalkan kesenian tradisional, meski rata-rata generasi milenial enggan untuk menekuninya.
Bocah 16 tahun ini memilih mengasah kemampuan di seni pedalangan. Bahkan, kesenian tersebut ditekuni sejak kelas III SD dan sudah berani tampil di publik. “Sudah sering tampil di berbagai tempat untuk membawakan beberapa lakon pewayangan,” jelasnya Minggu (17/2).
Dia sudah sekitar enam tahun menekuni kesenian wayang. Sebab, kali pertama belajar wayang sejak umur 10 tahun dan kini sudah kelas X di SMAN 1 Boyolangu.
Warga Desa Beji, Kecamatan Boyolangu itu mengaku kali pertama dikenalkan wayang oleh keluarga. Awalnya sering diajak bapaknya nonton pertunjukan wayang. “Dulu waktu kecil sering diajak lihat wayang. Dari situ saya semakin lama menjadi suka dengan pedalangan,” jelasnya.
Editor : Didin Cahya Firmansyah