Atika Islafiyatur Rohmah hampir enam tahun menekuni olahraga jiu-jitsu. Alhasil, berbagai perstasi pernah diraih atlet mudah berbakat itu.
AGUS DWIYONO
Mulai dari kemenangan tersebut, lantas bisa membuka celah hati ibunya lebih percaya kepadanya. Dukungan orang tua dan keluarga besar pun mulai mengalir. “Dulu kalau pulang latihan, seragam saya lepas jauh-jauh dari rumah agar orang tua tidak mengetahui ikut latihan,” tandas mahasiswi semester II ini.
Atika, sapaan akrabnya mengaku meraih berbagai prestasi tidak terlepas dari kerja keras dan dukungan orang tua serta tanggung jawab yang dimilikinya. “Sabtu (9/2) kemarin di Universitas Airlangga lomba tingkat nasional dan berhasil meraih medali perunggu,” ungkapnya.
Dia tidak memiliki persiapan khusus jelang lomba, hanya latihan rutin ditingkatkan. Sebab saat bertanding dibutuhkan kekuatan fisik, taknik, mental, dan kesehatan. “Jaga kondisi kesehatan, makan sehat, serta latihan sesui dengan jadwal,” ungkapnya.
Editor : Didin Cahya Firmansyah