Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Sering Show Off, Buka Inspirasi Generasi Muda

Choirurrozaq • Sabtu, 18 Juli 2020 | 02:00 WIB
sering-show-off-buka-inspirasi-generasi-muda
sering-show-off-buka-inspirasi-generasi-muda

Ada misi yang ingin dicapai Muhammad Danial Vithon Assakkaky dengan bermain skateboard di ruang publik. Selain untuk mendapat kepuasan batin, Danial juga ingin mengajak para generasi muda untuk sehat dan berani beraktivitas. Bukan sebatas ngopi atau main game android yang hanya menghabiskan waktu.


 


HENNY SURYA AKBAR PURNA PUTRA, Kota, Radar Trenggalek 


 


IMUNITAS menjadi satu-satunya kunci terhindar dari paparan virus korona. Imuntas itu terbentuk ketika rajin berolahraga dan menjaga asupan gizi. Adalah Muhammad Danial Vithon Assakkaky atau kerap disapa Danial. Dia adalah salah satu pemain skateboard di Kota Keripik Tempe. Biarpun kadang kena marah karena membuat kerumunan, apa yang dilakukannya semata-mata untuk kebaikan para generasi muda untuk menjaga kesehatan tubuhnya.


Nyaris tiap sore, Muhammad Danial Vithon Assakkaky latihan bermain skateboard di skatepark Kelurahan Sumbergedong, Kecamatan Trenggalek. Pemuda kelahiran 1997 itu sering latihan bersama teman-temannya; Evan Cristian Silangen dan Tatang Adi Setyawan. Ketiga pemuda itu sudah lama berkecimpung di dunia skateboard. Kira-kira sejak 2013 lalu.


Suara yang khas krooook... keluar saat Danial berseluncur di atas papan skate-nya. Tak...klatak… suara muncul saat dia loncat lalu turun sembari membawa papan skate-nya. Gaya demi gaya, tak luput trik demi triknya pun ditunjukkannya. Momen-momen itu abadi dalam rekaman video yang berdurasi sekitar 10 menit. Video itu juga diunggahnya di YouTube hingga Instagram-nya.


Akhir-akhir ini, pria berkacamata tebal itu kian rutin bermain skateboard dan mengambil video. Danial yang kini berumur 23 tahun, merasa gelisah dengan aktivitas para generasi muda. Yang waktunya habis hanya untuk bermain game android. Padahal, di tengah menghadapi paparan virus korona, orang perlu menjaga imun tubuh dengan cara berolahraga. “Selama main HP bisa menghasilkan tak apa-apa. Tapi kalau cuma menghabiskan waktu, itu yang buat resah sih,” ungkapnya.


 Danial memiliki istilah show off (mendemonstrasikan, Red). Biasanya dia dan rekan-rekannya show off di skate park maupun di bawah tugu garuda di Alun-alun Trenggalek. Bagi Danial, show off itu dapat menginspirasi orang, terutama generasi muda untuk menggairahkan jiwa berolahraga. “Ada banyak juga anak-anak kecil yang tertarik,” kata salah satu anggota Komunitas Trenggalek Skateboarding Movement tersebut.


Di sisi lain, pria yang memiliki motto jadilah diri sendiri itu sadar. Selain menyehatkan, Danial mengaku aktivitas skateboard juga bisa menghasilkan. Selama ini, dia beberapa kali dapat sponsorship dari brand-brand lokal. Mulai dari brand kaus, gelang, monochrome, spark.ind, dan ola bracelet. Tahun ini, kontraknya masih berjalan.


“Dikontrak sama selama enam bulan untuk take foto dan buat video,” ujar pria yang suka makan soto. Dalam kontraknya, kata Danial, setiap bulan mendapat sekitar Rp 300-500 ribu.


Kepuasan menjadi skater, bagi Danial, saat menikmati bermain skateboard. Mencoba-coba trik baru dan mengabadikannya. Selain itu, warga Kelurahan Ngantru, Kecamatan Trenggalek, itu juga sering take video di beberapa daerah. Seperti Malang, Surabaya, Madiun, Tulungagung, dan sebagainya. “Soalnya budaya skateboard begitu jalannya. Sebuah aturan tak tertulis untuk membuat kreativitas yang diabadikan, selain ikut berkompetisi,” ucapnya. (*)

Editor : Choirurrozaq
#trenggalek