Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Kreator Komik Freelance yang Karyanya Melanglang Buana

Choirurrozaq • Selasa, 30 Maret 2021 | 16:15 WIB
kreator-komik-freelance-yang-karyanya-melanglang-buana
kreator-komik-freelance-yang-karyanya-melanglang-buana


Pekerjaan menyenangkan adalah hobi yang dibayar. Begitulah Galih Lintang Satuhu, 29 mengungkapkan kecintaannya terhadap profesinya sebagai seorang creator komik freelance. Bahkan atas ketekunannya, goresan gambar pria asal Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Tulungagung ini diminati banyak penulis komik dari mancanegara.


 


SITI NURUL LAILIL MA'RIFAH, Kota, Radar Tulungagung


 


Siang kemarin (29/3) cuaca cukup cerah. Membuat siapapun semangat untuk beraktivitas. Tidak terkecuali, Galih Lintang Satuhu. Pria asal Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Tulungagung ini tampak sibuk menyelesaikan karakter komik kliennya asal Zimbabwe, Afrika bagian selatan.


Melihatnya, tampak tak ada keraguan. Seolah pen tablet yang dipakainya sudah tahu arah yang dituju. Ini tak lepas dari kemampuan menggambar yang dimilikinya.


"Ini western comic. Salah satu project yang sedang dikejar deadline, sebab saya tinggal beberapa hari karena harus bedrest," katanya membuka obrolan dengan koran ini.


Selain western comic, ia juga tengah disibukkan dengan project manga dari Inggris, dan artwork dari Amerika. Namun demikian, ia optimistis dapat menyelesaikan sebelum tanggal yang ditentukan. "Insyaallah selesai. Apalagi ada yang bantu saya. Asisten atau rekan kerja saya, Ari Yudha Satria," tuturnya.


Galih, -sapaan akrabnya mengaku tidak ada kesulitan berarti. Karena pada dasarnya, dia suka menggambar. Selain itu, juga hobi baca komik. Sehingga, memudahkannya menggambarkan karakter tokoh hingga latar belakang cerita. "Harus banyak-banyak baca komik sebagai referensi. Agar kita bisa dengan mudah menggambarkan draft cerita yang dikirim klien," jelasnya.


Sejatinya, profesinya ini baru dilakoni Galih pada 2018 lalu. Saat itu, ia masih sebagai asisten seorang komikus. Dengan tugas membantu menerjemahkan dan membuat gambaran kasar draft cerita dari seorang klien. Hingga kemudian, ia mencoba mengasah kemampuannya menggambar seluruh project. Tak disangka, mendapat respon bahwa karyanya layak bersaing. Sehingga menjalankan profesinya secara profesional pada 2019 bersama Crealif. "Awalnya asisten. Sekarang alhamdulillah diasisteni," candanya.


Pengguna jasanya, kata Galih, rata-rata dari mancanegara, khususnya dari Eropa dan Afrika. Karena memang, Crealif membidik pasar internasional. Dengan mengunggah portofolio berupa contoh karyanya di beberapa platform marketplace internasional dan media sosial (medsos) utamanya Instagram. "Ciri khasnya apa ya. Lebih ke kartun aja sih, dan soal warna lebih kontras cerah gitu," katanya.


Disinggung soal omset, Galih mengaku tidak dapat memastikannya. Karena jumlah project yang datang tiap bulannya berbeda. Namun rata-rata sebulan dapat mengerjakan 30 halaman komik. Sedangkan soal biaya, dipatok perhalaman. Apabila warna hitam putih dimulai harga 30 USD, sedangkan warna 50 USD. "Satu halamannya pun saya batasi maksimal 6-7 kotak/pannel. Karena itu dapat mempengaruhi estetika dari tampilan komik yang dibuat," tandasnya. (*)


Editor : Choirurrozaq