Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Kejelian Evita Ekaputri Yudiana Tangkap Peluang Cokelat Karakter

Choirurrozaq • Senin, 3 Mei 2021 | 19:46 WIB
kejelian-evita-ekaputri-yudiana-tangkap-peluang-cokelat-karakter
kejelian-evita-ekaputri-yudiana-tangkap-peluang-cokelat-karakter

Cokelat batangan merupakan salah satu kudapan manis yang disukai hampir semua orang. Namun, apa jadinya jika cokelat-cokelat ini diubah menjadi karakter yang lebih menarik, seperti ketupat Lebaran hingga kancing baju Di tangan Evita Ekaputri Yudiana, cokelat batangan ini diubah menjadi aneka karakter yang menarik hati.


 


ANANIAS AYUNDA PRIMASTUTI, Campurdarat, Radar Tulungagung


 


Toples bening berbentuk bulat tampak tersusun rapi di meja makan kediaman Evita Ekaputri Yudiana yang beralamat di Desa/Kecamatan Campurdarat. Tak jauh dari sana tampak sebuah piring berwarna putih yang penuh dengan aneka kancing baju bulat dengan berbagai warna. Namun, siapa sangka kancing baju berwarna-warni ini merupakan cokelat batangan yang telah diproses menjadi cokelat karakter. Ya cokelat-cokelat aneka karakter ini buah tangan  Evita Ekaputri Yudiana.


Ditemui di kediamannya, Putri -sapaan akrabnya- sedang sibuk mengemas aneka cokelat ini kedalam toples bening yang telah disiapkan. “Ini untuk pesanan seorang teman di Tulungagung, katanya untuk kado,” ujarnya seraya mempersilakan Koran ini mencicipi kudapan cokelat yang sedari tadi dibiarkan di piring.


Wanita 24 tahun ini merupakan produsen cokelat karakter. Tak hanya berbentuk kancing baju, memanfaatkan momen Ramadan seperti saat ini, dia pun membuat cokelat karakter dengan tema Ramadan. Salah satunya cokelat ketupat yang laris manis diburu pembeli. Bentuknya yang lucu dan menarik membuatnya cocok menjadi oleh-oleh maupun sebatas isian hampers atau parsel Lebaran. “Untuk bentuk ketupat ini baru buat karena memanfaatkan momen Ramadan ini. Alhamdulilah responsnya cukup baik,”terangnya.


Kepada Koran ini, Putri mengaku ide membuat cokelat karakter muncul setahun yang lalu. Ini bermula dari hobinya mengonsumsi aneka cokelat. Namun karena belum percaya diri (PD) dengan cokelat buatannya, rencana tersebut baru terealisasi tahun ini. Sebab, untuk membuat cokelat karakter, diperlukan kesabaran dan ketelatenan dalam produksi. Proses pencetakan menjadi salah satu proses yang paling sulit. Karena harus menyesuaikan kondisi si cokelat. “Saat pencetakan, cokelat dalam kondisi sudah dilelehkan supaya mudah. Nah, setelah dilelehkan ini, cokelat juga cepat dingin sehingga pencetakan harus cepat dan tepat,” ujarnya.


Tak hanya harus tepat soal waktu, wanita kelahiran 30 Maret 1997 ini mengaku masih kerap kesulitan dari segi bahan baku. Ini karena ketersediaan ragam cokelat di Tulungagung relatif sedikit. Untuk bahan baku pewarnaan pun juga terbilang cukup terbatas. Sehingga dia harus pandai memutar otak untuk tetap membuat karakter semenarik mungkin dengan bahan baku yang minim.


Selain cokelat karakter, dia pun berinovasi dengan kudapan manis lain. Seperti kurma cokelat dan cokelat Yuppy. Ini merupakan inovasi yang dibuat berbarengan dengan momen Ramadan. “Kurma itu seperti cemilan wajib ketika Ramadan, saya coba menggabungkan ide itu dengan cokelat dan jadilah kurma cokelat ini,” urainya.


Untuk pemasaran, Putri memanfaatkan media sosial. Tak heran jika para pelanggannya tak hanya datang dari lokal Tulungagung saja. Tapi hingga ke Jakarta. Sementara untuk referensi, dia memanfaatkan media sosial seperti Instagram dan YouTube. Untuk proses pembuatan tergolong singkat. Hanya memerlukan waktu sekitar dua jam untuk satu kali produksi. Tergantung karakter apa yang akan dibentuk. “Semakin kecil karakter yang dibuat, tentu akan semakin sulit dan memerlukan waktu lebih lama,” imbuhnya.


Ke depan, dia pun ingin mengembangkan bisnisnya ini dengan berbagai olahan cokelat lain. Sebab, cokelat merupakan salah satu bahan pangan yang sangat mudah untuk dimanfaatkan menjadi berbagai menu kudapan menarik. (*)

Editor : Choirurrozaq