Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Berawal dari Hobi, Dea Oktaviani Mantap Jalankan Usaha Buket

Anggi Septian Andika Putra • Selasa, 7 Februari 2023 | 01:31 WIB

Tulungagung - Terus mengembangkan hobi di bidang kerajinan tangan, membuat perempuan bernama Dea Oktaviani sukses mempunyai bisnis sendiri yang diberi nama Heaven Florist.

Usaha buket ini berdiri waktu Covid-19, saat perkuliahannya dilakukan secara daring. Dea tidak ada kesibukan lain selain membantu ibunya. Akhirnya, dia mencari ide bisnis yang bisa menghasilkan uang, tetapi tetap bisa dikerjakan di rumah.

"Saya kepikiran, kenapa tidak menjalankan bisnis buket saja. Karena semakin hari, orang-orang semakin menyukai buket. Tidak hanya remaja, tetapi orang tua juga menyukainya," tuturnya.

Selama menjalankan bisnis ini, banyak sekali suka duka yang dialami Dea. Sukanya bisa menambah uang jajan dan bisa membantu orang tua membayar uang kuliah, sedangkan dukanya apabila ada orderan banyak harus mengerjakan sendiri karena belum memiliki karyawan. "Ditambah lagi, bahan-bahan yang saya beli lewat online tidak segera datang. Bahan sedang habis, tapi beli online tidak segera dating. Sedangkan kalau beli di sekitar sini mahal dan kualitasnya tidak begitu bagus," ucapnya.

Dalam menjalankan bisnis hingga sukses ini, Dea juga terinspirasi dari sang ayah. Ayahnya selalu menyemangatinya dengan mengatakan bahwa tidak masalah jika banyak pesaing di dalam dunia bisnis, karena setiap daerah mempunyai keunikan sendiri-sendiri. "Jadi, jangan pernah ragu untuk memulai usaha. Usaha itu sudah menjadi takdir kita. Seberapa banyak pesaingnya pun tetap, kalau udah rezeki, juga bakalan ada saja customer-nya," pungkasnya.(ae1/c1/apr) Editor : Anggi Septian Andika Putra
#wirausahawan tulungagung #berita tulungagung #bucket tulungagung #dea oktaviani