Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Melukis di Kaca, Charir Maulita Zain Gunakan Teknik Sungging Ala Wayang Kulit

Intan Puspitasari • Rabu, 10 Mei 2023 | 17:51 WIB
JIWA SENI: Charir Maulita Zain mulai melukis dengan media kaca sejak SMA. Foto kanan, karya perempuan tersebut.
JIWA SENI: Charir Maulita Zain mulai melukis dengan media kaca sejak SMA. Foto kanan, karya perempuan tersebut.
TULUNGAGUNG - Sejak mengikuti event pekan wayang Jawa Timur (Jatim) 2022, Charir Maulita Zain konsisten mendapatkan pesanan dan membuat karya lukis kaca. Lumayan menghasilkan cuan, karena satu karya lukis kaca dengan konsepnya sendiri bernilai Rp 1,5 juta.

Pada event yang digelar di Taman Budaya Jatim, Jalan Genteng Kali, Surabaya, untuk memeriahkan Hari Wayang Nasional itu, Charir Maulita Zain membuat lukisan bertemakan kisah Jaka Tarub. Singkatnya saat Jaka Tarub menyembunyikan selendang Dewi Nawang Wulan. Ada sembilan scene yang coba diceritakan dengan sembilan lukisan di media kaca.

Sekiranya perlu waktu dua minggu baginya untuk menyelesaikan karya tersebut. Setiap lukisan memiliki ukuran A5 (21 cmx14,8 cm) dengan total sembilan lukisan kaca. Teknik sungging yang digunakan juga menjadi salah satu kesulitan yang dihadapi. Teknik tersebut biasanya juga digunakan untuk mewarnai sebuah wayang. Teknik sungging berarti teknik mewarnai dengan suatu pola-pola yang rumit dan dilakukan secara teratur.

Photo
Photo
UNIK NAN ANGGUN : Lukisan-lukisan kaca karya Charir Maulita Zain

“Yang menjadi kesulitan saat itu karena teknik sungging yang digunakan. Dalam waktu dua minggu, sembilan lukisan tentang Jaka Tarub itu selesai,” jelas Charir, sapaan akrab perempuan tersebut.

Dari event tersebut pula, cewek asal Desa Majan, Kecamatan Kedungwaru ini mendapatkan penghargaan karena telah menjadi salah satu orang yang mengambil bagian. Dari Tulungagung sendiri, ada beberapa seniman yang juga berangkat. Ada tiga orang yang membawa karya lukis kaca, sedangkan Charir adalah satu-satunya perempuan di dalamnya. “Dari event itu bisa menambah pengalaman. Terus juga mengerti, banyak cerita dalam wayang termasuk jenis-jenis wayang sampai tarian wayang. Hal-hal itu menambah ide untuk dituangkan menjadi sebuah lukisan kaca,” jelasnya. (nul/c1/din/rka) bersambung Editor : Intan Puspitasari
#seniman #pelukis tulungagung #pelukis perempuan #pelukis kaca #seni tulungagung #Seni lukis