Pada event yang digelar di Taman Budaya Jatim, Jalan Genteng Kali, Surabaya, untuk memeriahkan Hari Wayang Nasional itu, Charir Maulita Zain membuat lukisan bertemakan kisah Jaka Tarub. Singkatnya saat Jaka Tarub menyembunyikan selendang Dewi Nawang Wulan. Ada sembilan scene yang coba diceritakan dengan sembilan lukisan di media kaca.
Sekiranya perlu waktu dua minggu baginya untuk menyelesaikan karya tersebut. Setiap lukisan memiliki ukuran A5 (21 cmx14,8 cm) dengan total sembilan lukisan kaca. Teknik sungging yang digunakan juga menjadi salah satu kesulitan yang dihadapi. Teknik tersebut biasanya juga digunakan untuk mewarnai sebuah wayang. Teknik sungging berarti teknik mewarnai dengan suatu pola-pola yang rumit dan dilakukan secara teratur.
“Yang menjadi kesulitan saat itu karena teknik sungging yang digunakan. Dalam waktu dua minggu, sembilan lukisan tentang Jaka Tarub itu selesai,” jelas Charir, sapaan akrab perempuan tersebut.
Dari event tersebut pula, cewek asal Desa Majan, Kecamatan Kedungwaru ini mendapatkan penghargaan karena telah menjadi salah satu orang yang mengambil bagian. Dari Tulungagung sendiri, ada beberapa seniman yang juga berangkat. Ada tiga orang yang membawa karya lukis kaca, sedangkan Charir adalah satu-satunya perempuan di dalamnya. “Dari event itu bisa menambah pengalaman. Terus juga mengerti, banyak cerita dalam wayang termasuk jenis-jenis wayang sampai tarian wayang. Hal-hal itu menambah ide untuk dituangkan menjadi sebuah lukisan kaca,” jelasnya. (nul/c1/din/rka) bersambung Editor : Intan Puspitasari