Berbekal tekat dan keyakinan, ibu empat anak ini mulai mencoba peluang usaha pada tahun 2010, meski dengan modal terbatas. Siapa sangka, kini bisnisnya mampu berkembang pesat. “Melihat tingginya potensi pasar baju muslim, saya pun akhirnya memutuskan fokus berjualan baju muslim dan lahirlah toko ini,” ujarnya.
Berkat keuletan dan kerja keras, Mayza Moslem Style mampu dikenal hingga seperti saat ini. Perjalanan Bunda Yayuk, sapaan akrabnya, ini memasuki babak baru saat bergabung menjadi distributor. “Meski awalnya cuma dari modal terbatas jadi reseller, sampai akhirnya sekarang naik level jadi distributornya,” terangnya. Saat ini, dia telah memiliki tiga pegawai dan menerima puluhan order setiap hari.
Meski hanya lulusan SMP, dia tetap semangat belajar untuk terus berkembang hingga menembus pasar nasional. “Dulu baju muslim modelnya masih terbatas. Kalau sekarang pakaian muslim sudah lebih terbuka untuk mengenakan dan mempromosikan model busana yang lebih kasual dan edgy,” sambung perempuan 46 tahun itu. Hal ini pun menjadi tantangan baginya untuk bisa terus menyediakan model busana yang sesuai dengan perkembangan pasar.
“Fokus menyediakan baju kasual dengan bahan yang nyaman sehingga dapat dipakai sehari-hari. Sesuai dengan permintaan pasar, pilihan fashion formal, mewah, dan murah,” tutupnya. (meg/c1/tin/apr) Editor : Aburizal Sulthon Hakim