Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Kenalan dengan Joko Ibrahim, Direktur BUMDesa Ngudi Sejahtera yang Juga Juragan Hanger

Nurul Hidayah • Jumat, 30 Juni 2023 | 21:00 WIB
CEKATAN: Joko Ibrahim memiliki banyak aktivitas selain mengelola BUMDesa Ngudi Sejahtera Ngunut.
CEKATAN: Joko Ibrahim memiliki banyak aktivitas selain mengelola BUMDesa Ngudi Sejahtera Ngunut.

RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Sebagai Direktur BUMDesa Ngudi Sejahtera, Joko Ibrahim SFilI MUd memiliki agenda yang padat. Sebab, di luar urusan BUMDesa Ngudi Sejahtera, pria kelahiran Sukoharjo, Jawa Tengah, 43 tahun lalu, ini memiliki banyak aktivitas. Misalnya, dia juga menjalankan usaha produksi hanger pakaian.

BUMDesa Ngudi Sejahtera yang beroperasi sejak 2016 ini terletak di Desa/Kecamatan Ngunut. Tepatnya di sebelah Balai Desa Ngunut. BUMDesa ini sudah mengukir prestasi. Terbaru, BUMDesa yang dipimpin Joko Ibrahim terpilih dalam kategori 6 Besar BUMDesa Terbaik Jawa Timur. Pada Kamis (8/6) lalu, BUMDesa Ngudi Sejahtera kedatangan tim penilai lapang lomba BUMDesa tingkat Provinsi Jawa Timur.

Selama ini, BUMDesa Ngudi Sejahtera bergerak di unit wisata industri, toko online yang menjual berbagai produk lokal Tulungagung, BUMDesa Cell, BUMDesa EO, dan e-commerce. “BUMDesa Ngudi Sejahtera adalah BUMDesa satu-satunya di Jawa Timur yang menjalankan usaha berbasis marketplace. Dan Alhamdulillah, perkembangan serta omzetnya sangat baik,” ungkap pria 43 tahun ini.

Dinahkodai Joko Ibrahim, BUMDesa Ngudi Sejahtera untuk tahun ini mewakili Kabupaten Tulungagung dalam ajang lomba BUMDesa tingkat Provinsi Jawa Timur. Di tengah kesibukannya mengelola BUMDesa Ngudi Sejahtera, Joko Ibrahim juga memiliki berbagai usaha sendiri, mulai produksi hanger pakaian, produksi mainan, hingga aksesori mainan anak seperti jaranan, ganongan, caplokan, hingga aneka topi adat. Selain itu, juga bidang wisata seperti mengelola Wisata Kampung Indian Kediri yang beroperasi sejak Agustus 2017.

Sebagai perajin hanger pakaian, usaha ini telah dijalankan sejak lama. Pemasaran hanger pakaian mulai dari penjualan online hingga offline. Sudah banyak pelanggan yang mendatangi rumah Joko. Selain itu, juga dijual ke toko laundry.

Joko Ibrahim mengungkapkan, dalam menjalankan rutinitasnya, Joko tidak pernah merasa berduka atau keberatan. Entah dengan usaha yang dikelola sendiri maupun usaha BUMDesa. “Walaupun kadang kala kita berada di titik yang membutuhkan energi ekstra, itu wajar saja,” ungkapnya.

Selain menjalankan berbagai usaha, Joko juga memiliki hobi yakni membaca, menulis, hingga olahraga. Ketika membaca dan menulis, Joko selalu meluangkan waktu setelah Isya. Mulai dari membaca buku, menulis, hingga mengecek untuk pekerjaan esok hari. Hal itu rutin dilakukan Joko setiap hari dan biasanya dilakukan setiap 4-5 jam. Kemudian aktivitas di pagi hari, rutinitasnya adalah joging keliling desa kurang lebih 3 kilometer. “Jika sibuk dan tidak sempat joging, biasanya 3 hari pasti joging lagi,” jelas Joko.

Tak hanya itu, Joko juga memiliki kata-kata motivasi yang selalu menyemangati hari-harinya. Yakni, “kejarlah ketertinggalan ini secepat mungkin dan jangan jemawa.” (*/c1/ynu)

Baca Juga: Bye-bye Plastik, Siswa SMA di Trenggalek Bungkus Dading Kurban dengan Besek

Editor : Nurul Hidayah
#ngunut #Ngudi Sejahtera #bumdes #BUMDesa