Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Fakta Unik Kecamatan Ngantru Tulungagung

Nanda Nila Alvinda • Senin, 3 Juli 2023 | 15:00 WIB

Salah satu penampakan di jalur maut Ngantru, Tulungagung
Salah satu penampakan di jalur maut Ngantru, Tulungagung
RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Ngantru merupakan salah satu nama kecamatan di Tulungagung, Jawa Timur. Kecamatan ini memiliki luas wilayah 2.06 km2 dengan jumlah penduduk 4.540 jiwa. Letaknya berada di ujung utara Kabupaten Tulungagung sekitar 10km dari pusat kota. Namun, dibalik semua itu ada fakta unik mengenai Kecamatan Ngantu ini.

Yang pertama, memiliki jalan raya yang dijuluki jalur maut. Pasalnya, banyak sekali kecelakaan silih berganti di jalur itu. mulai kecelakaan tunggal sampai beruntun pernah terjadi. Baru-baru ini terjadi kecelakaan berturut-turut dalam kurun waktu yang dekat. Ngantru adalah kecamatan yang sekaligus berbatasan dengan Blitar dan Kediri. Tentu, ini menjadikan Ngantru adalah kecamatan yang strategis. Karena akses jalannya pun mudah sehingga dapat diakses semua kendaraan. Meski demikian, harus tetap hati-hati dan waspada saat berkendara di jalur ini.

Yang kedua, Kecamatan Ngantru dipisahkan dengan kecamatan lainnya oleh Sungai Brantas. Sisi sebelah barat Brantas memisahkan dengan Kecamatan Karangrejo, tepatnya Desa Jeli. Dulunya ada jembatan yang menghubungkan kedua kecamatan itu, namun sekarang jembatan tersebut ambruk dan hanyut terbawa arus sungai. Sehingga, saat ini warga mendirikan tambangan yang membawa kendaraan menggunakan perahu kecil yang sudah beroperasi sejak beberapa tahun yang lalu.

Yang ketiga, memiliki 13 desa yang tersebar di beberapa wilayah yakni Desa Banjarsari, Batokan, Mojoagung, Bendosari, Kepuhrejo, Ngantru, Padangan, Srikaton, Pulerejo, Pojok, Pinggirsari, Pucuk Lor, dan Pakel.

Yang keempat, memiliki semua tempat jenjang pendidikan dari SD sampai kampus. Sekolah Dasar mungkin selalu ada di setiap dusun atau desa. Namun untuk jenjang SMP hanya beberapa desa seperti SMPN 1 Ngantru, MTs At-Thohiriyah, dan MTsN 7 Tulungagung. Sementara untuk jenjang SMA hanya ada di MA At-Thohiriyah. Dan jenjang perguruan tinggi ada STAI Diponegoro di Pinggirsari.

Editor : Nanda Nila Alvinda
#ngantru #tulungagung #Jalur Maut #fakta unik