RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Memasuki musim kemarau, intensitas hujan di Tulungagung mulai berkurang, ini adalah waktu yang tepat untuk kembali produktif di lahan. Selain itu, pergantian tanaman pada lahan dapat memperbaiki kondisi tanah.
Menanam tanaman di musim kemarau seperti saat ini dapat memberikan keuntungan bagi petani. Beberapa tanaman bisa dijadikan bahan pangan dengan harga yang cukup tinggi saat ketersediaan bahan menurun saat musim kemarau.
Adapun tanaman yang cocok ditanam pada saat musim kemarau seperti.
- Jagung
Pasti semua orang sudah sangat familiar dengan tanamn jagung. Jagung sangat cocok di daerah dengan iklim kering dan tidak terlalu suka air. Justru jika kelebihan air jagung kan lebih rawan terkena jamur.
- Terong
Terong menjadi salah satu sayur yang banyak digemari masyarakat Tulungagung. Saat cuaca panas seperti ini terong akan berbunga dan buahnya tumbuh melimpah. Saat semakin panas dan saat malam semakin dingin. Inilah yang membuat tanaman terong cepat berbunga.
- Labu
Budidaya labu saat musim kemarau sangat menguntungkan bagi petani. Mengingat banyakanya kandungan yang bermanfaat bagi tubuh. Diantaranya vitamin A, B1, C, Zat Besi, Protein, Karbohidrat, Serat, Kalsium dan masih banyak lagi.
- Ubi jalar
Salah satu tanaman alternatif saat musim kemarau yakni ubi jalar. Tanaman ubi jalar memerlukan 12 jam dalam sehari. Ubi jalar lebih mudah dalam pemeliharaannya dan pemasarannya cukup mudah karena ubi jalar dijadikan bahan pangan industry rumah tangga seperti keripik sampai cimplung.
- Kacang hijau
Kacang hijau merupakan sejenis palawija yang terkenal di daerah tropis seperti Indonesia. Umur panennya yang cukup singkat sekitar 60an hari menjadikannya pilihan yang tepat untuk budidaya kacang hijau di musim kemarau. Dalam kacang hijau banyak mengandung protein nabati tinggi sebagai sumber bahan pangan. Biasanya kacang hijau dijadikan bubur kacang hijau, kolak kacang hijau, dan olahan lainnya.
Itulah beberapa tanaman yang cocok dibudidaya saat musim kemarau khususnya di Tulungagung. Saat ini adalah waktunya yang tepat untuk memulai tanaman yang sudah disebutkan tadi.
Baca Juga: Agustus Puncak Kemarau, BMKG: Waspada Karhutla
Editor : Nanda Nila Alvinda