Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Cerita Ara Alivia, Atlet Panahan Cilik yang Sukses di Kejuaraan Nasional

Nurul Hidayah • Kamis, 27 Juli 2023 | 22:30 WIB

 

FOKUS: Ara Alivia Khristanto saat mencabut anak panah pada target sasarannya sejauh 70 meter.
FOKUS: Ara Alivia Khristanto saat mencabut anak panah pada target sasarannya sejauh 70 meter.

RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM -  Kecil-kecil cabe rawit. Peribahasa tersebut pantas disematkan pada Ara Alivia Khristanto di dunia panahan. Bocah perempuan yang baru berusia 10 tahun ini sering berjaya di berbagai kejuaraan panahan. Bahkan, baru-baru ini membawa pulang medali emas pada kejuaraan panahan anak tingkat nasional.

Terik matahari kemarin (26/7) begitu menyengat kulit. Namun hal itu tak menyurutkan semangat puluhan atlet Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Tulungagung berlatih di Lapangan Beta, Desa Beji, Kecamatan Boyolangu. Di antara mereka tampak seorang bocah perempuan berpipi chubby lihai mengarahkan anak panah ke titik target. Dialah Ara Alivia Khristanto.

Kepada koran ini, Ara -sapaan akrabnya- mengaku jika awalnya sempat menekuni olahraga renang. Namun, karena pandemi dan kolam renang tutup, dia melihat sejumlah aktivitas panahan di samping kediamannya. “Dulu itu sempat renang, tapi karena pandemi kolam renang tutup, jadi tidak pernah renang. Kebetulan di samping rumah itu ada anak yang latihan panahan, awalnya mencoba malah sampai bablas sekarang,” jelasnya.

Berlatih olahraga panahan membuatnya dapat mengatur fokus. Tak hanya itu, melihat anak panah yang melesat ke titik tengah target memiliki sensasi yang memuaskannya. “Ya suka saja latihan panahan. Melihat anak panah yang melesat ke target itu ada muncul sensasi tersendiri,” tutupnya.

Sementara itu, Addy Khristanto, ayahanda Ara, mengaku bahwasanya ia tidak pernah mengarahkan Ara untuk menyukai olahraga panahan. Menurutnya, kecintaan buah hatinya pada olahraga itu muncul sendiri ketika Ara pertama kali melihat aktivitas panahan. “Ya ketika melihat ada yang latihan panahan itu, dia ingin mencoba. Akhirnya malah nyemplung di olahraga ini,” jelasnya.

Motivasi untuk terus berlatih panahan ini pun justru semakin membara ketika Ara dapat menjuarai ajang kejuaraan pertamanya di Lumajang. Menurutnya, saat itu Ara masih mengenakan peralatan yang berbahan dari paralon. “Pertama lomba di Lumajang itu masih pegang paralon. Ikut di kategori usia 9 dan langsung dapat juara. Ya dari situ motivasinya tumbuh,” paparnya.

Kini, Ara telah mengikuti beragam ajang kejuaraan serta kompetisi panahan, baik kejuaraan resmi seperti kejuaran kabupaten, kejuaraan provinsi junior, hingga kejuaraan nasional. Kemudian, kejuaraan nonresmi seperti kejuaraan di Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jakarta. “Yang terakhir ini dia mengikuti kejuaraan nasional, alhamdulillah mendapat medali emas. Selama ini ada kalau 40 medali yang berhasil Ara dapatkan dari berbagai event,” ucapnya.

Pria berusia 36 tahun ini pun mengaku telah membuatkan jadwal sesuai dengan rutinitas keseharian Ara. Hal tersebut dilakukan agar Ara dapat membagi waktu untuk pendidikan dan karir atletnya. “Jadi kalau rutinitasnya pagi itu ya sekolah, siangnya ikut bimbingan belajar. Nah, baru latihannya sore atau malam di rumah,” tutupnya. (*/c1/rka)

Editor : Nurul Hidayah
#ara alivia #panah #atlet #nasional #juara