RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Jalur Lintas Selatan (JLS) Tulungagung merupakan salah satu penghubung antara jalan pintas selatan yang menghubungkan kawasan Tulungagung, Blitar, dan Trenggalek. Jalur ini menjadi bagian alternatif untuk mencegah kemacetan bagi arus lalu lintas. Namun, tahukah kamu bahwa pembangunan Jalu Lintas Selatan juga menjadi salah satu sektor wisata yang dapat dimanfaatkan. Apakah itu?
Diketahui bahwa saat melihat pesisir Jalur Lntas Selatan (JLS), kita bisa melihat pesona pantai-pantai yang memiliki pemandangan alam yang indah. Dengan disuguhkan berbagai ragam pantai, pengunjung dapat menikmati pesona alam yang sangat indah.
Selain itu, kamu juga bisa menikmati area camping di berbagai wahana wisata pantai yang sejuk. Misalnya, kamu dapat membangun tenda di pesisir pantai gemah dan yang lainnya. Mungkin kita sangat jarang melihat bberapa pengunjung lain membangun area camping di pesisir lokasi tersebut, namun kita bisa menciptakan kebahagiaan bagi diri sendiri.
Tetapi perlu diingat, saat mendirikan area camping hendaknya kita bisa peduli dengan sampah kita sendiri. Dengan kepedulian yang kita miliki, dapat menciptakan kesadaran diri menjaga kebersihan. Dengan begitu tidak akan ada sampah yang berserakan di pesisir pantai.
Sementara itu, Jalur Lintas Selatan telah dibuka secara umum sejak Juli kemarin. Dengan upaya pelestarian yang dikelola masyarakat bersama Pemkab Tulungagung, Jalur Lintas Selatan diharapkan bisa berkembang sebagai jalur pintas antar kota. Disamping itu, sektor pariwisata juga turut mendongkrak dengan sebagaimana prosedur Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disperindag) bagi masyarakat.
Editor : Nurul Hidayah