Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Sudah Balik ke Musim Hajat, Pasang Speaker Audio Jadi Pilihan atau Keluhan?

Nurul Hidayah • Senin, 28 Agustus 2023 | 21:12 WIB

 

Speaker audio
Speaker audio

RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Bulan Suro, masyarakat Jawa pada umumnya kembali ke pencapaian tradisi seperti mengadakan acara syukuran pada musim tertentu. Mulai dari acara pernikahan, hari kelahiran, dan acara khitanan. Pada bulan Suro memang diperingatkan untuk tidak membangun acara-acara besar karena dapat mengundang sial. Tetapi, untuk sebaliknya setelah masa bulan suro habis, masyarakat jawa kembali beraktivitas membangun perayaan yang semestinya.

Pada tanggal 18 Agustus 2023, telah ditetapkan sebagai tanggal 1 Safar bagi masyarakat jawa. Pada bulan-bulan ini banyak sekali masyarakat Tulungagung telah mulai menggelar hajat besar (geden). Tak lupa lagi dengan kelengkapannya yang utama, yakni Speaker Sound System. Bagi masyarakat Jawa, pengaturan volume pada sound system sangat diperlukan untuk menambah daya tarik tamu undangan.

Meskipun pada pemasangan sound system sebagian masyarakat khususnya tetangga mungkin akan terganggu karena kerasnya suara yang dilantunkan pada audio tersebut, sehingga mengharuskan untuk datang membantu tetangga yang sedang berhajat atau istilah rewang.

Baca Juga: Intip Profil Pemilik Audio Super Menter dari Blitar Ini

Pada bulan-bulan ini juga tak hanya satu orang yang memiliki hajatan. Hal seperti ini terkadang memicu perselisihan antar warga yang juga turut memiliki hajatan secara bersamaan. Hal ini sudah lumrah di kalangan masyarakat desa membuat keramaian dengan alunan campursari yang dilatunkan dari speaker audio.

Hal yang perlu menyiasati kebisingan ini adalah dengan tidak melakukan apa-apa. Mengapa demikian? karena mungkin bagi sebagian orang tidak tertarik dengan acara hajatan tersebut karena perbedaan keyakinan. Namun, mayoritas masyarakat jawa tak bisa mengelak jika memang ada speaker audio dan tenda yang sudah dipasang menjadi simbol orang yang sedang memiliki hajat. Hal inilah yang membuat orang mau tak mau harus mengikuti tradisi setempat untuk gotong royong (tandang-tinandang) demi memeriahkan acara.

 Baca Juga: Sejarah Brewog Audio Bisa Sampai Laris Manis Di Acara Karnaval dan DJ

 

Editor : Nurul Hidayah
#audio #speaker #hajat #musim #musim hajatan #sound system