Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Sosok Jayeng Kusuma, Seorang Wedono yang Tersohor di Jaman Kolonial Belanda

Anggi Septian A.P. • Rabu, 30 Agustus 2023 | 02:37 WIB

 

Makam RM Jayeng Kusuma di Desa Demuk, Kecamatan Pucanglaban. RM Jayeng Kusuma merupakan tokoh masyhur di era kolonial Belanda, hingga namanya dipakai untuk nama jalan raya di Tulungagung.
Makam RM Jayeng Kusuma di Desa Demuk, Kecamatan Pucanglaban. RM Jayeng Kusuma merupakan tokoh masyhur di era kolonial Belanda, hingga namanya dipakai untuk nama jalan raya di Tulungagung.

RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Jika ke Kabupaten Tulungagung, dan setelah melewati Jembatan Ngujang 1 tentunya anda akan melewati Jalan yang terkenal disebut dengan nama Jalan Jayeng Kusuma.

Ternyata nama Jayeng Kusuma merupakan diambil dari nama seorang tokoh tersohor pada waktu itu, yakni RM Jayeng Kusuma.

RM Jayeng Kusuma merupakan Wedono Srengat (sekarang merupakan salah satu Kecamatan di Kabupaten Blitar, red) di kala era Kolonial Belanda. 

Baca Juga: Dara Cantik asal Blitar Ini Tertantang Kenalkan Seni Tradisional Ke Ranah Global

Menurut salah satu keturunan RM Jayeng Kusuma, Sundari bahwa, RM Jayeng Kusuma adalah putra Bupati Ngrowo ke-5 yang bertempat di Tulungagung, RM Tumenggung Jayaningrat. 

“Eyang Jayeng Kusuma juga merupakan cucu dari bupati Ngrowo ke-4, RM Tumenggung Pringgodiningrat,” tambah Sundari.

Jadi bisa ditarik kesimpulan bahwa, RM Jayeng Kusuma merupakan keturunan bangsawan Kesultanan Kartasura yang berdomisili di Tulungagung saat era Kolonial Belanda.(*)

Baca Juga: Geram Kasus Kematian Siwa MTsN, DPRD Rancang Perda Khusus

Editor : Anggi Septian A.P.
#Jayeng Kusuma