Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Terdampak Proyek Tol Kediri-Tulungagung, Begini Curahan Hati Jamaah Masjid As-Sholihin

Matlaul Ngainul Aziz • Rabu, 13 September 2023 | 19:00 WIB
BERHARAP DIGESER: Warga Desa Punjul, Kecamatan Karangrejo, Tulungagung saat hendak salat berjamaah di Masjid Ash Sholihin.
BERHARAP DIGESER: Warga Desa Punjul, Kecamatan Karangrejo, Tulungagung saat hendak salat berjamaah di Masjid Ash Sholihin.

RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Lahan tempat berdirinya Masjid As-Sholihin di Desa Punjul, Kecamatan Karangrejo ini menjadi lahan yang telah dipetakan untuk pembangunan tol Kediri-Tulungagung. Meski telah berdiri selama 43 tahun dan menjadi saksi bisu perkembangan ajaran Islam di wilayah tersebut terpaksa mengalah dan akan dipindahkan.

Pengurus Masjid As-Sholihin, Muhammad Shafwat Qalby mengatakan, proses pembangunan tol Kediri-Tulungagung ini berimbas pada pemanfaatan lahan, salah satunya lahan di Masjid As-Sholihin. Adapun proses tersebut telah memasuki tahap identifikasi dan inventarisasi lahan dan tanaman yang tumbuh di lahan Masjid As-Sholihin. “Kemarin sudah sampai tahap itu, tetapi setelah kita diundang lagi untuk sosialisasi karena ada pelebaran atau perubahan gambar awal itu. Mungkin setelah ini ada pengecekan kembali,” jelasnya kemarin (11/9).

Diketahui tahap peralihan lahan guna pembangunan tol di Masjid As-Sholihin ini masih kurang setidaknya dua tahap lagi. Mengetahui hal tersebut pihaknya serta masyarakat sekitar sepakat untuk menggeser rumah ibadah tersebut ke utara. “Kalau yang di Kutoanyar itu kan sudah selesai ya, kalau di sini masih tahap itu tadi. Ya digeser ke utara hanya beberapa meter saja dan pelebarannya nanti ke barat,” ucapnya.

Lanjut dia, respons masyarakat sendiri dalam menyikapi hal tersebut yakni tetap mengutamakan adanya rumah ibadah bagi umat muslim tersebut. Baik segi tempat dan ukuran masjid ke depannya tidak akan menjadi masalah. “Kalau respons masyarakat yang penting tetap ada masjid. Masalah tempat atau ukuran masjid tidak masalah, penting wujud dari masjid itu. Lokasinya masih sekitar sini kok,” paparnya. (ziz/rka)

Editor : Dharaka R. Perdana
#masjid #tol tulungagung