RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Memiliki keterampilan public speaking sejak kecil, membuat Mahira Diffa Rahma Hida memilih untuk menekuni dunia master of ceremony (MC).
Tak hanya terjun di dunia master of ceremony, dia juga piawai dalam menyuguhkan sebuah pemberitaan hingga mengisi suara latar belakang. Semua itu Mahira lakukan lantaran dapat menginspirasi banyak orang melalui karya-karya yang ia lakukan.
Mahira Diffa Rahma Hida mengatakan, keterampilannya dalam public speaking sebenarnya telah kentara sejak dini, jauh sebelum terjun ke dunia master of ceremony.
Pada masa itu, kepiawaian Mahira dalam berbicara kerap menjadi sorotan. Hingga akhirnya, di umur 15 tahun, dia memilih untuk menekuni segala bidang yang berbahan pokok suara seperti jadi master of ceremony seperti sekarang.
“Ya mulai dari terjun ke dunia master of ceremony, presenter, hingga dubber. Semuanya saya jajaki, Mas. Sekaligus mencari pengalaman juga,” jelas Mahira pada Sabtu (16/9).
Tak sedikit kesuksesan sebuah acara, baik acara formal dan nonformal, berhasil Mahira pandu dengan baik. Begitu pula dengan menyuguhkan pemberitaan dan mengisi suara latar belakang.
Ketertarikannya dalam dunia public speaking seperti jadi master of ceremony tersebut tak lain lantaran dapat menginspirasi banyak orang.
“Wah sudah sering memandu acara, bahkan sejak SMA. Ya karena menjadi sorotan sehingga bisa menginspirasi banyak orang,” ucapnya.
Ngeblank saat tampil pun pernah menyergapnya. Alhasil, cewek 19 tahun ini kerap improvisasi dengan menyiapkan beberapa poin penting dalam selembar kertas.
Hal ini banyak menolongnya pada masa-masa kabut otak saat memandu jalannya sebuah acara.
“Ya pasti pernah ngeblank lah. Biasanya cara mengatasinya dengan menyiapkan beberapa poin penting di kertas. Jadi ketika ngeblank langsung baca poin-poin penting itu,” papar Mahira.
Cewek yang berdomisili di Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru, ini mengaku nyaman dalam menggeluti bidang tersebut.
Tak hanya itu, dia juga akan menekuni bidang tersebut guna menunjang karir ke depannya.
“Wah ya pastinya sudah nyaman dengan bidang yang saya tekuni ini. Baik jadi master of ceremony, presenter, maupun dubber, semuanya juga tidak ada kendala. Saya tekuni semuanya, siapa tau bisa menjadi penunjang karier ke depannya,” pungkas Mahira. (ziz/c1/rka)
Editor : Anggi Septian A.P.