Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Lebih Dekat dengan Kepala SDN 2 Rejotangan: Ngarit Buka Pintu Silaturahmi dengan Masyarakat

Anggi Septian A.P. • Selasa, 19 September 2023 | 20:00 WIB
HOBI LAMA: Suwito rutin memberi pakan kambing peliharaan di samping rumahnya.
HOBI LAMA: Suwito rutin memberi pakan kambing peliharaan di samping rumahnya.

RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Memelihara kambing menjadi salah satu aktivitas Kepala SDN 2 Rejotangan, Suwito, SPd, untuk mengisi waktu luang.

Tak hanya hobi sejak muda, bergelut dengan peliharaan kambing, juga menjadi sarana menjalin silaturahmi dengan masyarakat sekitar.

Bagi Suwito, memiliki hewan peliharaan sudah menjadi hobi sejak muda waktu SMA pada 1990-an, ketika masih tinggal di Desa Sukorame, Kecamatan Gandusari, Trenggalek.


Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Sekdes Kalibatur , Hobi Beternak Kambing Sejak Masih Muda

Ketika masih SMA, hewan yang dipelihara adalah sapi. Namun, kini dengan berbagai rutinitas yang dijalani, hewan yang dipelihara akhirnya menyesuaikan dengan kemampuan, yakni ganti kambing Jawa.

Saat ini, memelihara kambing Jawa di samping rumah menjadi hiburan tersendiri ketika sudah selesai dari rutinitas di sekolah.

Biasanya tiba di rumah sekitar pukul 14.00, dan langsung ngarit di sekitar rumah untuk mengumpulkan pakan hijauan.

“Di samping rumah ada kandang untuk memelihara kambing Jawa,” jelas suami Munasidah, 50.

Di luar hobi, memelihara kambing menjadi salah satu cara bagi Suwito untuk tetap bersilaturahmi dengan masyarakat sekitar di Desa Sumberagung, Kecamatan Rejotangan, di mana dia tinggal saat ini.

Dengan rutinitasnya di SDN 2 Rejotangan, jika tidak diimbangi aktivitas bermasyarakat bakal tidak seimbang.

“Selain menjadi hiburan, memelihara kambing juga untuk sarana menjalin silaturahmi dengan masyarakat sekitar,” jelas pria ramah ini.

Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Sekdes Kalibatur , Hobi Beternak Kambing Sejak Masih Muda

Silaturahmi itu salah satunya diwujudkan melalui aktivitas ngarit di sekitar rumah maupun di kawasan pegunungan tak jauh dari rumah.

Melalui aktivitas ngarit, pria 52 tahun ini bisa membuka pintu silaturahmi dengan masyarakat. Dampak positifnya, ketika aktif bermasyarakat, dia tidak menjadi pribadi yang individual.

“Usai rutinitas di sekolah, ketika kembali ke masyarakat, saya juga harus bisa berbaur dengan masyarakat. Salah satunya melalui aktivitas ngarit,” jelas bapak 2 anak ini. (*)

Editor : Anggi Septian A.P.
#sdn 2 rejotangan #Suwito