Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Simak Tips Merawat Kaktus dan Sukulan dari Pembudi Daya di Blitar Ini, Gampangkah?

M. Luki Azhari • Sabtu, 7 Oktober 2023 | 15:10 WIB
TANAMAN HIAS MINI: Kaktus kerap diburu pembeli lantaran perawatan mudah dan menambah kesan estetik.
TANAMAN HIAS MINI: Kaktus kerap diburu pembeli lantaran perawatan mudah dan menambah kesan estetik.

 

Kaktus dan sukulen merupakan kategori flora yang simpel. Meski tak membutuhkan serba-serbi perawatan ekstra, dua jenis tumbuhan tersebut nyatanya tetap tumbuh subur. Itulah sebabnya kaktus dan sukulen cocok untuk pemilik yang super sibuk, tetapi juga ingin ruangan, taman, atau kamar lebih estetik.

Secara tampilan, kaktus dan sukulen sejatinya sangat bertolak belakang. Kaktus tumbuh dengan duri di seluruh batang tubuhnya. Duri-duri tersebut sebelumnya merupakan daun kaktus yang mengalami perubahan bentuk.

Berbeda dengan kaktus, sukulen justru tidak berduri. Tanaman ini memiliki daun-daun yang terlihat menebal jika diamati lebih dekat. Daun sukulen biasanya juga lebih halus, dengan ujung terlihat meruncing sebagai ciri khasnya.

"Secara karakter sama. Tapi wujudnya beda. Kalau yang ingin merawat tapi tidak ribet, dua tanaman ini jawabannya. Mudah sekali," ujar Warsini, warga Kelurahan/Kecamatan Sukorejo, sekaligus pebisnis bunga dan tanaman hias.

Perempuan 47 tahun ini juga menjelaskan bahwa merawat tanaman tersebut cukup sederhana. Yakni, cukup disiram sedikit air satu sampai dua kali sepekan. Metode ini dinilai ideal untuk menjaga tumbuh kembang serta kualitas kaktus dan sukulen tetap stabil.

Menurutnya, pola siram yang terlalu berlebihan justru mempercepat pembusukan kaktus. Utamanya pada pangkal batang akibat asupan air melebihi kapasitas daya serap. Kelebihan air pada dua tanaman tersebut juga menghambat pertumbuhan terubusan akar. Alih-alih subur, justru akar lekas membusuk dan mati.

"Kalau media tanam, pakai sekam atau kulit padi, juga pasir malang. Cukup itu saja, jangan banyak disiram. Karena kebutuhan air pada kaktus sangat sedikit," tuturnya.

Ukurannya yang mini membuat tanaman hias ini cocok diletakkan di meja ruang tamu, meja kerja, tepi jendela, atau di meja belajar. Jangan lupa selaraskan pula dengan warna pot. Bisa cokelat gelap, krem, hitam, ataupun hijau.

"Selain muda-mudi, pembeli juga berasal dari pengusaha kafe. Beli kaktus dan sukulen katanya untuk mempercantik dalam ruangan," papar perempuan yang sudah 27 tahun terjun di dunia bisnis tanaman hias ini. (luk/c1/dit)

Editor : Aditya Yuda Setya Putra
#usaha #blitar #Sukulen #kaktus #estetik