Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Kenalan dengan Aprilia, Utamakan Ciri Khas dalam Merias

Didin Cahya Firmansyah • Sabtu, 21 Oktober 2023 | 20:00 WIB

 

TERUS BELAJAR: Aprilia berpose santai di salah satu sesi pemotretan.
TERUS BELAJAR: Aprilia berpose santai di salah satu sesi pemotretan.

 

BLITAR – Dari sekian banyak usaha make-up artist (MUA) yang kian menjamur, Aprilia punya berbagai tips untuk tetap bertahan. Inovasi terus dia lakukan agar usaha yang dijalani dengan berdasar hobi itu bisa tetap bertahan sekaligus berkembang.

Saat memulai kegiatan usahanya, perempuan asli Kediri ini mengaku sempat mengalami berbagai kendala. Salah satunya soal modal yang minim. Itu membuatnya nekat tetap membuka bisnis lantaran kadung jatuh cinta dengan dunia MUA.

"Awalnya cuma hobi make-up untuk diri sendiri. Lalu iseng-iseng buka jasa rias. Modal awal bisnis hanya modal nekat dan surat BPKB motor," jelasnya.

Perempuan yang karib disapa April ini menambahkan, sikap ulet dan pantang menyerah juga jadi modal penting. Dari sana, dia banyak belajar dari berbagai kalangan. Perlahan dia mulai berani mengeksplorasi kemampuan. Yaitu dengan melayani berbagai jenis atau model make-up.

“Yang biasa saya pakai itu model pengantin, acara formal, maupun pesta lainnya,” sambungnya.

Perlu diketahui, proses merias wajah tidak mudah. Sebab, seorang MUA harus menguasai berbagai teknik merias. Selain itu juga dibutuhkan kepekaan akan gaya atau model make-up terkini. Itu harus dilakukan agar MUA punya banyak referensi dan tidak ketinggalan tren.

"Di tengah banyaknya persaingan, kita selalu mementingkan kualitas dan selalu up-to-date dalam segi busana, skill, serta mengikuti tren pasar," jelas perempuan 29 tahun itu.

Pastinya setiap goresan yang dibuat di wajah punya ciri khas tersendiri. Sebab, April juga harus jeli dalam menentukan pola maupun teknik yang disesuaikan dengan wajah atau latar belakang masing-masing konsumen.

"Dituntut untuk selalu berpikir dalam mewujudkan wedding dream calon pengantin. Dan kita dalam merias lebih mengutamakan ciri khas karena termasuk salah satu branding," bebernya.

Lambat alun, usaha yang mulai digeluti sejak 2015 lalu itu mulai banyak dikenal orang. Kini, April punya banyak pelanggan dari berbagai kalangan. Itu karena kerja keras dan sikap profesional selalu dia utamakan dalam melayani konsumen.

"Selagi kita manusia masih mau terus berusaha, berdoa, dan berserah diri kepada Allah, pasti akan dibukakan jalan," ujarnya.

Alumnus SMKN 3 Kediri ini berharap agar dirinya masih punya banyak kesempatan untuk belajar. Dengan begitu, dia bisa memastikan pelayanan yang diberikan kepada konsumen bisa maksimal dan jadi kepercayaan banyak orang.

"Perlu dedikasi dan loyalitas yang sangat tinggi, karena itu bisa membangun kepercayaan pelanggan. Keringat dan tetesan air mata jadikan semangat untuk selalu bangun dan bangkit," tutupnya. (nik/c1/dit)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#mua blitar #mua