TULUNGAGUNG – Lahir dari keluarga yang kental akan jiwa seni, membuat Hapsari Mustikaningrum memiliki ketertarikan dengan seni tari sedari kecil. Dengan keahliannya tersebut, dia berhasil menorehkan berbagai prestasi unggulan bahkan hingga kancah internasional.
Bisa mengekspresikan perasaan pada gerak tubuh pada saat menari, membuatnya jatuh hati pada kesenian satu ini. “Sudah dari kecil suka tari, mungkin karena lahir dari orang tua yang kental akan kesenian. Sukanya itu bisa mengekspresikan jiwa pada gerak tubuh, dan tidak semua orang harus bisa mengerti bahasa tubuh dalam gerakan tari,” jelasnya.
Tak sedikit proses hidup yang dilaluinya ia curahkan pada setiap gerak gemulainya tubuh saat menari. Menurutnya, banyak curhatan yang tidak bisa ia curahkan orang lain, ia sampaikan melalui gerak tari. “Ya karena itu saya sangat mencintai seni tari ini. Karena tari ini unik,” ucapnya.
Perempuan 26 tahun ini pun berhasil menorehkan berbagai prestasi dalam bidang seni tari. Terakhir, dia berhasil membawa anak didiknya memperoleh mendali emas sebagai koreografer di kancah nasional.
“Kemudian, koreografer muda Jawa Timur, penyaji unggulan karya tari, pernah juga jadi duta seni pelajar di Hongkong pada 2013, dan diundang ke Singapura dalam acara Muara Festival Tari Melayu,” pungkasnya. (ziz/c1/rka)
Editor : Didin Cahya Firmansyah