Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Suka Duka Nisa Rahma Deasury Merawat Kucing Kesayangannya

Anggi Septian A.P. • Jumat, 27 Oktober 2023 | 18:14 WIB
ASYIK: Nisa Rahma Deasury ketika bermain dengan kucingnya bernama Selen.  
ASYIK: Nisa Rahma Deasury ketika bermain dengan kucingnya bernama Selen.  

TULUNGAGUNG - Bagi sebagian orang, memelihara kucing memberikan kesan tersendiri. Bagi Nisa Rahma Deasury, kucing merupakan hewan yang sangat cocok untuk dipelihara. Salah satu alasannya karena hewan mamalia itu memiliki sifat yang lucu, dan bulu yang gembul. Dia kini mengoleksi dua ekor kucing yang dirawat dengan baik di rumah.

“Nama kucing saya yakni Selen yang paling saya sukai,” ungkap perempuan  27 tahun.

Mau memelihara kucing, artinya juga harus memberikan perhatian penuh untuk kesehatan dan perawatan kucing. Sehingga setiap tiga hingga empat kali dalam seminggu, dua kucing miliknya harus dimanndikan. Agar bulu kucing tetap terawat, selalu bersih dan terbebas dari penyakit.

Selain itu, pemberian vitamin dan vaksin untuk menunjang kesehatan kucing tak lupa diberikan. Dalam seminggu setidaknya tiga sampai empat kali diberikan suplemen tersebut.

Untuk beberapa perawatan itu, memang tidak murah. Dia harus mengeluarkan dana hingga ratusan ribu setiap bulaannya untuk memastikan kondisi  kucingnya tetap baik-baik saja.

“Setidaknya tiap bulan mengeluarkan Rp 400 sampai Rp 600 ribu untuk perawatan kucing. Tidak masalah, karena memang suka dengan kucing,” ujar, Rahma, -sapaan Nisa Rahma Deasury.

Dia mengaku, untuk perawatan kandang tak lupa dibersihkan agar jadi tempat nyaman sang kucing. Itu merupakan urusan wajib sebagai upaya untuk menghargai binatang. Dalam kamus Rahma, tidak ada kata kotor untuk kandang kucingnya. Kandang yang bersih berpengaruh kepada kebersihan kucingnya juga.

Terkait bulu kucing, lanjut dia, memang ada yang beranggapan bisa menyebabkan asma kambuh. Namun tidak semua hal tersebut benar. Pengalaman pribadinya bertahun-tahun memelihara kucing, Rahma belum sekalipun mengalami gangguan pernafasan. Meskipun terkadang ada bulu yang jatuh ke lantai. “Ya mungkin yang kena asma ini bisa alergi terhadap bulu kucing,” katanya.

Jika memang seseorang punya asma, lebih baik menjauhkan kucing dari rumah. Dengan alasan akan bisa mengganggu kesehatan yang bersangkutan. 

Sementara itu, penggemar kucing lainnya, Silvia Elavatul Mahalita menjelaskan, memiliki tiga ekor kucing sejak masih kuliah. Namanya kucingnya Pepo, Mirna, dan Bagong. 

Dia selalu memberikan kalung kucing sebagai penanda indentitas hewan tersebut. “Diberikan klinthingan, ketika bergerak berbunyi,” ujarnya.

Untuk merawat kucing tidak mahal. Tiap empat hari menghabiskan Rp 11 ribu untuk membeli makanannya. “Kalau pasir setiap satu minggu diganti satu kali,” tandasnya.

Penggantian pasir ini bertujuan agar ketika kucing dikandang betah dan lebih diam. Ketika di kandang, kucing diberikan makan akan lebih mudah. (*/din)                                           

Baca Juga: Tak Bisa Diterima Petani Tulungagung, Ribuan Ton Pupuk Urea Bersubsidi Balik Kucing ke Pusat                                                     

            

                          

                    

 

Editor : Anggi Septian A.P.
#anabul #Nisa Rahma Deasury #kucing