Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Cara Anak Muda di Blitar Ekspresikan Diri lewat Cosplay, Rela Rogoh Kocek Hingga Jutaan

M. Subchan Abdullah • Sabtu, 28 Oktober 2023 | 17:00 WIB
KREATIF: Peserta cosplay mengenakan kostum anime idolanya.
KREATIF: Peserta cosplay mengenakan kostum anime idolanya.

BLITAR - Sebagian masyarakat Indonesia ada yang menyukai kebudayaan Jepang. Salah satunya, budaya anime. Penyuka budaya tersebut dikenal dengan istilah wibu. Sebagai bentuk kesukaan tersebut, mereka mengekspresikan diri dengan cosplay atau berpakaian bak karakter anime yang diidolakan.

Beberapa waktu lalu, komunitas cosplay menggelar pertunjukan kostum karakter anime Jepang tersebut. Kegiatan yang diikuti mayoritas anak muda tersebut dipusatkan di Gedung Kesenian Aryo Blitar, Jalan Kenari, Kota Blitar.

"Saya mengadakan lomba cosplay supaya para pencinta budaya Jepang mampu mengekspresikan diri dan bisa berinteraksi dengan sesama wibu. Saya juga mengundang bintang tamu cosplayer terkenal yang sudah berprestasi dari Kota Jakarta," kata Dede Rifki, ketua panitia penyelenggara.

Lomba cosplay diiniasi oleh sebuah komunitas cosplay ternama. Lomba yang digelar pada Sabtu (21/10) lalu itu menyedot antusiasme peserta dari beragam usia. Tidak hanya diikuti warga lokal Blitar, tetapi juga warga luar daerah. Lomba mengundang bintang tamu cosplayer terkenal yang sekaligus menjadi juri.

csBaca Juga: Sempat Disepelekan, Laura Agustina Banjir Cuan lewat Cosplay

Para peserta lomba bebas mengekspresikan diri mereka dengan berpakaian seperti karakter anime, karakter komik, dan karakter game online. Perlombaan tersebut dihadiri banyak peserta dari berbagai usia, mulai dari anak kecil usia 6 hingga 40 tahun.

"Saya telah menjadi cosplayer sejak 2020, karena saya mengisi waktu luang di masa pandemi dengan mengekspresikan keinginan menjadi karakter idola. Selain itu, saya juga berjualan photocard ketika cosplay," Kata Sherly Elma Dinata.

ANTUSIAS: Para wibu melihat aksesoris budaya Jepang di Gedung Kesenian Kota Blitar pekan lalu.
ANTUSIAS: Para wibu melihat aksesoris budaya Jepang di Gedung Kesenian Kota Blitar pekan lalu.

Perempuan berusia 23 tahun tersebut mengikuti lomba cosplay untuk mengisi waktu luang. Apalagi ketika masa pandemi Covid-19 lalu. Kostum yang dikenakan bisa disewa melalui online shop mulai harga Rp 80 ribu hingga Rp 500 ribu.

Selain itu, dia juga menjual photocard di media sosial yang dimiliki. Dari penjualan tersebut, dia bisa mendapatkan uang sebesar Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta.

Cosplayer lain, Dyah Lutfia, mengungkapkan bahwa mengikuti event tersebut karena tertarik dengan bintang tamu yang dihadirkan, seperti Hyakushiki, Boys Never Grow Up, Akiramenna, Girl Ocean, serta Star Captain.

Selain itu, warga Kota Blitar ini juga ingin membeli beberapa merchandise yang berbau Negeri Sakura, seperti gantungan kunci karakter, bando kucing, foto karakter anime, dan poster karakter game.

Sementara itu, tak sedikit juga penjual merchandise yang meraup keuntungan dari event tersebut. "Saya berjualan baru pertama kali ini, karena acara lomba cosplay terbesar di Kota Blitar hanya hari ini saja." kata penjual merchandise, Resi Aprika. (mdr/c1/sub)

Editor : M. Subchan Abdullah
#komunitas cosplay blitar #Cosplay #pemuda blitar #cosplay blitar #cosplay anime #anak muda