Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Cerita Maulana Mido Satriansyah Asal Tulungagung Berhasil Masuk Tim Garuda Select

Mukhamad Zainul Fikri • Selasa, 7 November 2023 | 14:00 WIB

 

 

BAKAT: Maulana Mido Satriansyah (dua dari kanan) akhirnya terpilih untuk mengikuti program Garuda Select 6 tahun 2024. Pemuda asal Desa/Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung, kini terus berlatih.
BAKAT: Maulana Mido Satriansyah (dua dari kanan) akhirnya terpilih untuk mengikuti program Garuda Select 6 tahun 2024. Pemuda asal Desa/Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung, kini terus berlatih.

Setelah melalui seleksi yang cukup panjang, pesepakbola muda asal Tulungagung, Maulana Mido Satriansyah akhirnya terpilih untuk mengikuti program Garuda Select 6 tahun 2024. Pemuda asal Desa/Kecamatan Kedungwaru itu menjadi pesepakbola pertama asal Tulungagung yang bisa menembus program beasiswa sepakbola yang dilatih langsung mantan pemain Chelsea Dennis Wise Cs itu.

 MUKHAMAD ZAINUL FIKRI, Kedungwaru, Radar Tulungagung

Dipanggilnya Maulana Mido Satriansyah untuk mengikuti beasiswa Garuda Select ditandai dengan adanya surat pemanggilan dari PSSI pada 26 Oktober lalu. Melalui surat tersebut, PSSI yang bekerja sama dengan salah satu televisi berbayar memberitahukan beberapa nama pemain bola  termasuk asal Tulungagung yang terpilih untuk mendapatkan beasiswa mengikuti program pendidikan sepakbola selama 4 bulan di Inggris.

Di dalam daftar itu, nama Maulana Mido Satriansyah menjadi pemain asal Tulungagung yang turut dipanggil beasiswa Garuda Select. “Ya menangis (haru), pas pertama kali diberitahu bahwa saya terpanggil masuk tim Garuda Select,” ungkap Mido, -sapaan akrabnya.

Sementara untuk bisa mengisi tim Garuda Select sendiri juga bukan perkara mudah. Mido harus lebih dulu bersaing dengan pesepakbola se-Indonesia untuk mendapatkan satu slot di tim yang diisi dengan 14 pemain asal Indonesia tersebut.

Untuk Jawa Timur, hanya ada dua orang yang masuk dalam tim. Pertama adalah Maulana Mido Satriansyah serta satu lagi bernama Aditya Rachmat Apriansyah yang merupakan pemain Bhayangkara FC U-16.

Jauh sebelum pengumuman tersebut muncul, beberapa turnamen telah diikuti Mido. Termasuk Piala Soeratin PSSI Jawa Timur U-15 tahun 2022-2023. Pada turnamen yang diikuti pelajar se-Jatim itu, Mido berhasil membawa timnya, Al Fath Kediri, melaju ke babak final yang dilaksanakan di Banyuwangi.

Pada laga final itu, tim Mido harus mengakui keunggulan tipis 1-0 dari tuan rumah. Tetapi dari Piala Soeratin U-15 itu, Mido sudah mendapatkan pantauan beberapa menajemen tim besar di Indonesia dan juga telescouting pengurus PSSI karena permainannya yang bagus dalam menjaga pertahanan timnya.

Dari telescouting itu, Mido akhirnya diprioritaskan untuk bisa mengikuti seleksi Garuda Select mulai dari tingkat provinsi sampai nasional. Terakhir pada 5–8 Juni lalu, Mido masuk 42 besar dan mengikuti seleksi terakhit tingkat nasional yang dilaksanakan di Jakarta. Pada seleksi tersebut, yang menilai diantaranya adalah Indra Sjafri sampai Dennis Wise langsung.

“Seleksi kemarin itu saingannya memang berat-berat, semua pemain mempunyai kelebihan tersendiri. Hari pertama seleksi kaki saya biru-biru semua karena permainan yang cukup keras,” ungkap Mido sambil tertawa.

Terkait pemanggilannya untuk masuk dalam tim Garuda Select, Mido mengungkapkan antara percaya dan tidak percaya. Memang dia cukup percaya diri bahwa permainannya saat seleksi 42 besar sudah cukup bagus.

Namun di balik itu, Mido harus menerima sebuah kartu merah saat pertandingan seleksi dilaksanakan. “Saat seleksi 42 besar hari kedua itu, tim saya juga kalah dan kebobolan banyak. Sebenarnya awalnya merasa, ah saya tidak akan masuk ini,” aku pemuda 16 tahun tersebut.

Dijadwalkan pada 6–7 November ini, pemuda berpostur 183 cm itu harus bertolak ke Jakarta untuk proses pembuatan visa. Sedangkan beasiswa pendidikan sepakbola di Inggris akan dilaksanakan mulai 3 Januari hingga 30 April 2024 mendatang. “Kalau persiapan ke Inggris nanti, selama ini ya terus berlatih saja,” tutupnya. (*/rka)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#Maulana Mido Satriansyah #tulungagung #garuda select