Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Lebih Dekat Perangkat Desa Tunggangri, Mahmud Ashari, Sempat Coba Jagung Kini Fokus Tanam Cabai

Intan Puspitasari • Jumat, 8 Desember 2023 | 17:13 WIB

 

WAKTU LUANG: Mahmud Ashari menjalani aktivitas bertani ketika waktu luang.
WAKTU LUANG: Mahmud Ashari menjalani aktivitas bertani ketika waktu luang.

TULUNGAGUNG - Selain menjalani tugas sebagai perangkat Desa Tunggangri, Kecamatan Kalidawir, Mahmud Ashari, 54, menjadikan bidang pertanian sebagai pilihan untuk mengisi waktu luang. Jauh sebelum menjadi perangkat desa, dia sudah menggeluti usaha pertanian.

Setahun terakhir dia memulai usaha pertanian sebagai petani cabai. Sebelumnya, dia juga sempat bertani tanaman jagung dan bawang merah. Selain untuk tambahan penghasilan dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari, juga sebagai ganti olahraga dan wadah refreshing usai menjalani rutinitas dalam pekerjaan utama di kantor desa. "Aktivitas bertani saya lakukan setiap hari, bila pulang dari sawah, saya merasakan badan lebih seger dan nafsu makan bertambah," ujar Mahmud.

Jadi sebelum ngantor ke Balai Desa Tunggangri, dia ke sawah dulu mulai pukul 05.00 hingga pukul 07.00, lalu pulang dan kemudian berangkat ke kantor. Kemudian, sore pukul 15.00 hingga pukul 17.00, juga ke sawah lagi walaupun hanya melihat kondisi tanaman, membersihkan rumput, dan lainnya. Yang menarik dalam bertani adalah bila melihat tanamannya bagus. "Dan harga jualnya juga oke, maka menjadi kebanggaan tersendiri," ungkap pria ramah ini.

Menurut ayah dua anak ini, untuk tanaman cabai mulai tanam sampai bisa memanen berkisar 3-4 bulan. Waktu panen cabai adalah seminggu sekali dan pada waktu buahnya lebat bisa panen hingga 50 kilogram. Namun, jika buahnya berkurang, hasil panen hanya berkisar 15-20 kilogram. Dari pengalaman Mahmud, untuk menghasilkan 50 kilogram cabai, dibutuhkan tanaman antara 3.000-4.000 batang. "Selain itu, juga melihat keadaan pohonnya," jelasnya.

Sedangkan, tips Mahmud dalam mengawali usaha bertani cabai, pertama harus memilih bibit yang unggul dan tahan terhadap hama. Kemudian pemupukan teratur dengan jarak 15-20 hari sekali, serta penanggulangan hama 8-10 hari sekali diadakan perawatan seperti penyemprotan. Untuk penjualan saat masuk masa panen di Desa Tunggangri, ada pengepul sehingga setelah panen langsung diantar. (*/ynu)

Editor : Intan Puspitasari