Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Lebih Dekat dengan Kepala Desa Mulyosari, Hobi Olahraga Biar Badan Lebih Sehat dan Bisa Dilakukan Kapan Saja

Intan Puspitasari • Jumat, 19 Januari 2024 | 17:07 WIB
PEDULI KESEHATAN: Agil Wuisan  saat lari di Tulungagung Running Festival 2023 (kiri) dan saat lari rutin bersama komunitas Friday Running (kanan)
PEDULI KESEHATAN: Agil Wuisan saat lari di Tulungagung Running Festival 2023 (kiri) dan saat lari rutin bersama komunitas Friday Running (kanan)

TULUNGAGUNG - Hobi olahraga seperti tak bisa dilepaskan dari sosok Kepala Desa Mulyosari, Kecamatan Pagerwojo, Agil Wuisan. Dari dulu dia menggemari hobi olahraga seperti voli dan sepakbola. Karena kesibukannya menjadi kepala desa, akhirnya dia memilih hobi yang agak ringan.

Sampai sekarang Agil Wuisan yang kini berusia 37 tahun ini rutin menekuni olahraga lari yang biasanya dijalani setiap akhir pekan. Selain hobi, karena alasan kesehatan, kini olahraga lari menjadi sebuah kebutuhan. Sejak setahun ini dia menekuni hobi olahraga lari, berawal karena kesibukan sebagai kades.

Selain itu, Agil Wuisan juga menginginkan hobi yang bisa dilakukan kapan dan di mana saja, serta yang paling bisa dilakukan adalah olahraga lari. Awalnya dia menekuni hobi ini secara personal, namun dengan berjalannya waktu dia juga ikut Komunitas Tulungagung Running. "Yang paling saya sukai dalam olahraga lari, yaitu lari naik di sekitar Gunung Willis," ungkapnya.

Dengan rute trail tanjakan seputar Gunung Willis itu lebih menantang bagi kades muda ini. Menurutnya, lari di rute datar itu lebih santai dan pemandangannya pun monoton, berbeda dengan rute trail dengan pemandangan alam yang sangat bagus.

Selain itu, menekuni hobi olahraga lari juga lebih berpengaruh terhadap kesehatan. Misalnya, tubuh lebih fit, bisa merefresh pikiran ketika menghadapi tekanan pekerjaan, menambah pertemanan, hingga lebih menyukai tantangan.

"Dari rute awal hanya 5 km, jadi 10 km, juga pernah ikut dalam Tulungagung Running Festival 2023, November lalu di GOR Lembu Peteng," jelas bapak dua anak ini.

Menurut Agil Wuisan, olahraga lari cukup sederhana dan bisa dilakukan di mana saja, tapi yang pasti butuh komitmen dalam meluangkan waktu dan tenaga. Hingga saat ini lari menjadi olahraga yang sangat ramai digemari, selain gowes. Harapannya, karena Desa Mulyosari juga memiliki program wisata alam, bisa diwujudkan sport tourism.

Sebab, banyak tempat yang bisa dijadikan spot buat olahraga lari dan para penghobi gowes, yang ramai setiap akhir pekan. Potensi itu juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Mulyosari, khususnya sektor kuliner, terlihat banyak warung yang menjadi lokasi mampir para pelari dan goweser.

"Dengan berjalannya waktu bisa memperkenalkan banyak sport tourism yang ada di wilayah Desa Mulyosari. Selain lewat lari dan gowes, juga ada offroad dan trail," jelas pria ramah ini. (*/ynu)

Editor : Intan Puspitasari
#olahraga #Agil Wuisan #Desa Mulyosari #gunung wilis