Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Satu Panggung dengan Najwa Shihab, Mahira Diffa Rahma Hida Pelajari Presenting Mengedepankn Adab

Matlaul Ngainul Aziz • Rabu, 31 Januari 2024 | 22:40 WIB
Mahira Diffa Rahma Hida.
Mahira Diffa Rahma Hida.

TULUNGAGUNG - Menjadi seorang Kader IPPNU membuat Mahira Diffa Rahma Hida menjadi pribadi yang menjunjung tinggi adab dan etika.

Perempuan usia 20 tahun ini mengaku adab dan etika lah yang menjadi modal utamanya dalam menekuni dunia presenting.

Tak hanya itu, dia pun memiliki kesempatan satu panggung dengan presenter ternama Najwa Shihab dan tokoh ternama lainnya.

Memiliki ketertarikan dengan dunia presenting, membuat Mahira Diffa Rahma Hida fokus untuk menyelami ilmu tersebut.

Adab dan etika yang menjadi marwah dalam ajaran NU pun menjadi modal utama bagi Mahira sapaan akrab perempuan itu untuk memperdalam keilmuan soal presenting.

Kader IPPNU, Mahira Diffa Rahma Hida mengatakan, tidak ada ilmu yang lebih mulia dari ilmu adab dan etika.

Kendati arus perkembangan zaman terus bertranformasi, tetapi ilmu adab menjadi salah satu ilmu yang harus dijunjung tinggi bagi Kader IPPNU.

Tak ayal, bermodalkan adab dan bakatnya dalam public speaking membuat Mahira Diffa Rahma Hida luwes untuk menyelami ilmu presenting.

“Yang dilihat orang lain itu pasti adabnya. Bagaimana adab dalam bersikap kepada orang lain, bagaimana adab saat berbicara dan adab berprilaku. Kalau adabnya bagus, insyaallah pribadinya tidak lebih dari hal itu,” jelasnya Rabu (30/1/2024).

Perempuan usia 20 tahun ini mengaku selain ilmu adab, doa dari orang tua juga tak kalah penting.

Setiap tapak kaki anak yang berjuang dalam meniti karir pasti di dalamnya ada panjatan doa dari orang tua. Hal itulah yang membawanya hingga ke titik sekarang.

“Doa dari mamah itu pasti doa yang paling mujarab. Mamah juga sering mengingatkan kalau ada kegiatan itu jangan lupa sholat,” ucapnya.

Berkat pribadi yang beradab serta dukungan dari orang tua, membuat Mahira sapaan akrab perempuan itu kerap mendapatkan banyak permintaan untuk mempresenting sebuah kegiatan.

Tentu kepiawaiannya dalam membawa sebuah acara tidak dapat diragukan lagi. Bahkan perempuan yang kini berdomisili di Desa Plosokandang Kecamatan Kedungwaru ini memiliki kesempatan untuk satu panggung dengan presenter kawakan Najwa Shihab.

“Itu waktu ada acara Mata Najwa di Malang. Saya minta doa ke mamah agar bisa bertemu dan bersalaman dengan Kak Najwa. Alhamdulillah malah dilebihkan dan bisa bergabung satu panggung dengan Kak Najwa Shihab,” paparnya.

Pada saat itu, perasaan canggung menyelimuti Mahira. Namun berkat pribadi dan mentalnya yang telah terbentuk, rasa canggung kian hilang usai menapaki panggung yang sama dengan Najwa Shihab.

“Awalnya ya pasti canggung, tapi lama kelamaan hilang juga karena pembawaan dari Kak Najwa Shihab yang hangat. Di situ juga ada Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak,” ungkapnya.

Memang untuk menjadi presenter, perlu mental tampil yang terlatih. Rasa canggung yang berasal dari stigma seorang presenter harus tinggi dan cantik pun hilang ketika Mahira berada di panggung megah Mata Najwa.

“Ya intinya orang yang tinggi cantik pun kalau tidak punya mental yang terlatih juga akan kesulitan. Nah untuk melatih itu juga butuh pengalaman yang tidak sebentar,” pungkasnya.***

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#Mahira Diffa Rahma Hida #ippnu