Inspirasi untuk memulai bisnis bisa datang dari mana saja. Tak terkecuali masalah sehari-hari. Seperti dialami Chinta Revina Biyantari. Tak mau ribet harus pulang pergi ke salon, dia memilih membuka usaha sendiri. Kerja keras pun membuahkan hasil. Usaha salon kecantikan tersebut terus mendatangkan cuan.
Ada cerita cukup unik yang menjadi awal Chinta Revina Biyantari memilih membuka salon kecantikan. Warga Kecamatan Watulimo itu merasa kesulitan menemukan salon di tempat tinggalnya. Akhirnya, dia harus pulang pergi ke daerah lain bersama suami. Tentu hal itu memakan waktu dan biaya yang lebih besar.
“Awalnya saya dulu sering pasang eyelash. Karena jauh, jadi tiap dua minggu sekali pasti suami mengantar. Perawatan seperti itu bisa berjam-jam. Nah, suami lantas menyuruhku ambil kursus biar bisa pasang sendiri,” ujar Chinta.
Wanita berparas cantik itu mengikuti saran dari belahan jiwanya. Dia mulai belajar tentang dunia kecantikan. Yakni dengan mengikuti kursus. Semua dilakoni dengan senang dan sungguh-sungguh. Bahkan, dia memilih resign dari pekarjaan sebelumnya, yakni tenaga kesehatan di salah satu puskesmas.
Sebelum benar-benar membuka salon kecantikan sendiri, skill yang diperoleh itu diterapkan ke beberapa rekan. Respons positif pun didapat.
"Ternyata kalau pasang eyelash itu tidak bisa sendiri, tetap butuh bantuan orang lain. Jadi daripada ilmunya tadi tidak berguna, saya manfaatkan untuk praktik ke teman-teman dan banyak yang suka," katanya.
Nah, pada 2019, Chinta mulai membuka usahanya. Itu tak lepas dari rekan-rekannya yang cocok dengan hasil karya Chinta. Ditambah dengan dukungan suami, dia semakin mantap membuka salon kecantikan. "Karena banyak yang cocok dan suka, akhirnya ya memutuskan untuk terus menekuni bisnis ini dan memilih resign dari pekerjaan sebelumnya," jelas.
Konsep salon yang dipilih cukup menarik. Yakni, one stop solution. Dengan begitu, customer tak perlu lagi menghabiskan banyak waktu untuk merawat diri di berbagai tempat berbeda. Chinta juga terus mengembangkan skill. Tujuannya agar konsumen puas. Kini. Chintabiyantari Salon jadi favorit di kalangan masyarakat Trenggalek.
Dia menambahkan, bagi masyarakat yang ingin membuka salon kecantikan, salah satu hal terpenting yakni mengenali market. Selain itu, mencari hal yang beda dibanding salon lain.
“Menurut saya yang terpenting itu mengenali market-nya. Mereka mau apa. Kebanyakan wanita di daerah sini memang gemar berdandan. Kemudian yang harus diperhatikan, orang-orang yang mau mulai bisnis salon itu banyak, jadi kita harus cari yang beda dari yang lain,” tandas Chinta. (gun/c1/wen)
Editor : Whendy Gigih Perkasa