Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Pernah Tertipu Skincare Abal-abal, Dokter Maharani Prima Termotivasi Dirikan Klinik Kecantikan

Mega Mustika Sari • Jumat, 10 Mei 2024 | 22:09 WIB
Miliki pengalaman kelam, Maharani Prima kini sukses menjadi dokter estetika di bidang kecantikan medis.
Miliki pengalaman kelam, Maharani Prima kini sukses menjadi dokter estetika di bidang kecantikan medis.

TULUNGAGUNG - Masa lalu merupakan pondasi awal bagi seseorang dalam menyikapi hidupnya. Tidak jarang, pengalaman di masa itu pula yang akan membentuk seseorang dalam kehidupan yang akan datang.

Kesuksesan lahir dari motivasi yang kuat. Motivasi tersebut pun bisa lahir dari pengalaman, entah itu menyenangkan atau sebaliknya.

dr. Maharani Prima, M.Biomed (AAM), menjadi sosok seperti sekarang, pun berkat apa yang ia alami di masa lampau. Kekurangannya di masa lalu menjadi kekuatannya untuk mencapai sukses sebagai dokter estetika di bidang kecantikan medis.

Ya, dokter asal kota Blitar ini sudah lebih dari satu dekade aktif menekuni dunia kecantikan dan anti penuaan.

Di balik kemahirannya itu, segalanya berawal ketika dirinya sendiri pernah tertipu skincare abal-abal. Masalah itu ia alami saat remaja.

Lantaran saat itu minim edukasi terkait skincare, dirinya pun kemudian bertekad untuk belajar giat dan menjadi dokter, dengan alasan ingin mengedukasi serta menciptakan skincare yang aman digunakan oleh masyarakat.

“Saat remaja pernah tertipu skincare abal-abal. Karena itulah saya bertekad menjadi dokter agar bisa mengedukasi dan menciptakan skincare untuk orang sekitar dan keluarga, hingga sekarang semua orang agar dapat merasakan kulit mereka sehat dan bersih,” tutur dokter berusia 35 tahun tersebut.

Sejak 2014, ia mendedikasikan hidupnya untuk bidang estetika tersebut. Tekadnya memang tidak main-main. Untuk menggali ilmu, dr Maharani pun menuntaskan pendidikan S2-nya hingga ke Bali.

“Saya baru-baru ini juga baru lulus pendidikan S2 di Universitas Udayana Bali untuk mengambil bidang ilmu anti aging,” kata dia.

Selama menangani begitu banyak pasien, dr Maharani mengaku beruntung mendapatkan banyak kesan positif. Apalagi jika mampu membantu hidup orang lain menjadi lebih baik lewat penampilan menarik.

Banyak orang yang datang ke kliniknya dengan kepercayaan diri yang kurang lantaran memiliki masalah kulit seperti, kusam, jerawat, dan mengalami penuaan dini.

“Klinik ini memang dikembangkan menjadi klinik anti penuaan yang didalamnya tidak hanya merawat kulit saja tapi juga tubuh. Penuaan itu bisa dicegah dan diobati. Apalagi semua orang pasti ingin tampil dengan kulit yang sehat seperti umur 25 tahun, padahal usia sesungguhnya sudah 40 tahun. Apakah bisa? Ya tentu bisa!", ujarnya

Selain itu, dalam wawancara dengan tim, owner dari MP Skincare Clinic tersebut juga sempat membagikan tips untuk mencegah penuaan kulit yakni dengan memakai sunscreen secara rutin dan benar, serta melakukan perawatan di klinik kecantikan.

"Rutin pakai sunscreen, di rumah bisa memakai produk perawatan kulit yang sesuai kondisi kulit, olahraga, konsumsi vitamin dan antioksidan. Kemudian untuk menjaga penampilan kulit bisa juga perawatan seperti skin booster, filler, injeksi keriput dan tarik benang. Serta jangan lupa untuk sabar, karena hasilnya tidak instan, butuh konsistensi dan proses," ucap dr. Maharani.

Seperti halnya meraih kesuksesan, dr Maharani berujar tidak ada yang instan. Bagi siapapun yang ingin menekuni bidang seperti dirinya, kuncinya adalah belajar dan mencintai apa yang dikerjakan.

“Kuncinya adalah selalu belajar dan belajar. Karena di dunia kecantikan apalagi medis kita adalah orang yang dijunjung tinggi intelektualnya, sehingga harus sangat teliti. Pastikan apa yang kita tekuni adalah apa yang kita cintai, jangan hanya ikut tren saja yang pada akhirnya tidak ditekuni dengan hati,” tegasnya.***

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#Maharani Prima #features #dokter