Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Cerita Sukes Pasutri Agus Yulianto-Meylawati Dewi Bisnis Pancong Lumer Yummy di Trenggalek

Gunawan Rdr Tulungagung • Sabtu, 7 September 2024 | 14:05 WIB

 

GIGIH: Agus Yulianto bersama istrinya menunjukkan salah satu outlet Pancong Lumer Yummy
GIGIH: Agus Yulianto bersama istrinya menunjukkan salah satu outlet Pancong Lumer Yummy

TRENGGALEK- Usaha tidak mengkhianati hasil. Hal inilah yang telah dibuktikan Agus Yulianto dan Meylawati Dewi. Pasangan suami istri (pasutri) itu sukes membangun bisnis olahan makanan secara mandiri. Kini, mereka mengembangkan usaha kue Pancong Lumer Yummy.

Kerja keras Agus dan istrinya, Dewi, layak diacungi jempol. Mereka kompak membangun bisnis dari nol hingga berkembang pesat seperti sekarang. Yakni Pancong Lumer Yummy. Usaha olahan makanan ini mampu menarik minat banyak warga Bumi Menak Sopal. Pasutri itu pun terus menambah jumlah outlet untuk melayani pembeli.

Namun apa yang diraih sekarang tak semudah mengedipkan mata. Berbagai tantangan dan cobaan pernah dialami. Sepi pembeli, ataupun ganti-ganti jenis usaha pernh dilakoni. Keteguhan hati membuat Agus dan Dewi tak berhenti. Mereka tetap semangat dan terus konsisten dalam dunia usaha.

Kepada Jawa Pos Radar Trenggalek, pasutri itu menceritakan success story menjalankan usaha. Semua berawal pada 2021 lalu. Kala itu, warga Kelurahan Surodakan, Kecamatan Trenggalek itu mencoba usaha yakni kuliner rumahan. Itu tak lepas untuk memenuhi kebutuhan ekonomi.     

“Akhirnya saya mencoba berjualan makanan dengan brand kali pertama yaitu Abuk Kitchen. Saat itu menjual makanan dan minuman. Mulai pentol corah, pisang churos, stick roll,” ujar Agus.

Produk yang dijual itu ada beragam rasa dan topping. Di antaranya, pisang, tape, keju. Ada juga minuman sari kacang hijau. Saat itu dia hanya melayani delivery order. Sebab, masih bekerja part time di salah satu perusahaan di Kecamatan Tugu.

Seiring berjalannya waktu, pada september 2021, Agus memberanikan diri membuka outlet secara mandiri. Kala itu dia berjualan di pinggir jalan, tepatnya seputaran Alun-Alun Trenggalek). Brand yang dipakai juga baru. Yakni Yummy Stick Roll.

Agus berjualan hanya menggunakan meja portabel dan payung yang setiap hari dibawa pulang-pergi. Yakni diangkut menggunakan motor yang diberi tambahan obrok agar lebih mudah mengangkut barang. Dia tak sendiri. Sang istri selalu menemani.

Setahun berjalan, pria berusia 26 tahun itu menilai kurang diminati. Dia pun berganti usaha. Yakni jualan pentol corah khas Madiun. Lokasi berdagang di Jalan Panglima Sudirman No. 4 Trenggalek. Kala itu bermodal gerobak berukuran satu meter yang setiap hari dibawa pulang-pergi dengan cara ditarik motor.

 

Setelah usaha berjalan, pada 2023 ketika bulan Ramadhan, Agus kembali ganti usaha. Itu lantaran berjualan pentol dirasa kurang diminati. “Saya sempat berfikir jika saya berjualan PENTOL CORAH ini sangat tidak memungkinkan karenea yang sebelumnya saya berjualan peminatnya juga kurang begitu banyak,” ungkapnya.

Nah, Agus lantas berfikir jenis usaha lain yang bisa ramai pembeli. Dia pun memiliki ide Pancong Lumer Yummy. “Saya mulai berjualan (Pancong Lumer Yummy, Red) Maret 2023 tepatnya awal Ramadhan. Lokasi masih sama di Jalan Panglima Sudirman No.4 Trenggalek,” imbuhnya.

Pancong Lummer Yummy ternyata membuat Agus dan Dewi happy. Usaha tersebut mendapat respon baik dari masyarakat. Warga Bumi Menak Sopal menyikai produk makanan itu. Alhasil, Agus dan Dewi banjir pembeli. Pasutri ini pun tak pernah menyangka usaha tersebut membuahkan hasil manis. ”Diluar dugaan saya. Alhamdulillah peminatnya langsung berbanding terbalik dengan jualan-jualan sebelumnya,” kata pria ramah itu.

Tidak berhenti sampai disitu, setelah enam bulan berjalan, Agus memberanikan diri membuka cabang. Yakni outlet kedua berlokasi di Nglongsor Tugu. Hal itu pun berlanjut. Usaha yang terus berkembang pesat membuat Agus kembali membuka outlet ketiga dan empat. Lokasinya di Gandusari dan Kedunglurah.

“Setelah usaha berjalan satu tahun, saya membuka cabang ke lima berlokasi di Karangan. Membuka tiga cabang baru lagi di Kampak, Kamulan, dan Bandung, Kabupaten Tulunggaung. “Sampai sekarang saya sudah memiliki delapan cabang,” katanya lagi.

Ditanya tips sukses berbisnis, Agus tak pelit membagi ilmu. Menurut dia, yang harus dilakukan agar usaha terus berkembang dan sukses, yakni semangat dan konsisten. Target pasar dan lokasi yang strategis ikut menunjang lancarnya usaha. “Doa orangtua juga sangat penting untuk kelancaran usaha,” paparnya.

Dia berharap, bisnis yang dijalankan terus berjalan lancar. Semakin banyak cabang baru. Selain itu bisa memberikan pelayanan dan kualitas rasa makanan yang terbaik untuk semua pelanggan Pancong Lumer Yummy. (gun/wen)

Editor : Whendy Gigih Perkasa
#usaha #bisnis #trenggalek #pancong