Trenggalek- Keripik tempe menjadi jajanan yang harus dinikmati ketika berkunjung ke Trenggalek. Sebab, makanan berbahan dasar kedelai itu punya rasa yang khas. Yakni, bawang ataupun daun jeruk. Ada berbagai sentral industri keripik tempe di Bumi Menak Sopal. Salah satunya milik Tutik di Kelurahan Tamanan, Kecamatan Trenggalek.
Selain identik dengan daerah yang rawan banjir, wilayah Cekong, masuk Kelurahan Tamanan, Kecamatan Trenggalek, juga menjadi salah satu sentra produksi keripik tempe. Sebab, mayoritas warganya berhasil merintis usaha jajanan tersebut. Seperti keberhasilan Tutik dalam merintis usaha keripik tempe yang menjadi inspirasi tersendiri bagi masyarakat di sekitarnya.
Berawal dari tradisi keluarga, dia menjadikan keahlian membuat tempe keripik sebagai peluang usaha mandiri yang kini mampu membuka lapangan kerja.
“Saya termotivasi dari tradisi keluarga untuk bisa membuat usaha keripik tempe sendiri. Tekad saya adalah memiliki usaha mandiri dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Trenggalek.
Namun, kesuksesan tersebut tidak diraih dengan mudah. Pada awal usahanya, Tutik menghadapi berbagai kendala. Modal terbatas membuatnya kesulitan membeli bahan baku, sementara proses penggorengan tempe harus dilakukan sendiri tanpa bantuan.
“Awalnya berat sekali, terutama saat berkeliling menjual produk tapi pelanggan sepi. Rasanya hampir putus asa, tapi saya selalu ingat tujuan saya,” ungkapnya.
Kerja keras dan ketekunan Tutik akhirnya membuahkan hasil. Seiring berjalannya waktu, usahanya mulai dikenal. Permintaan yang meningkat memungkinkan Tutik merekrut warga sekitar untuk membantu proses produksi. Mulai dari memilah tempe hingga menggorengnya.
Usaha tempe keripik Tutik tidak hanya meningkatkan perekonomian keluarganya, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat di desanya. Kini, tempe keripik buatannya menjadi salah satu camilan khas yang diminati di Trenggalek.
Kisah Tutik tersebut menjadi bukti bahwa dengan tekad kuat, kerja keras, dan semangat berbagi, usaha kecil pun dapat berkembang besar dan memberi manfaat luas.
“Sekarang, saya sudah dibantu oleh tetangga-tetangga untuk urusan produksi. Ini membuat prosesnya lebih efisien, dan saya senang bisa memberikan pekerjaan kepada mereka,” jelasnya. (mMuhammad Wildan Al Hakim, jaz/c1/wen)
Editor : Whendy Gigih Perkasa