Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Vespa Klasik Membawa Rezeki Bagi Nurul Fikri, Omzetnya Mencengangkan

Matlaul Ngainul Aziz • Selasa, 7 Januari 2025 | 22:25 WIB
Muhammad Burhanudin Nurul Fikri saat menggarap onderdil vespa  salah satu pelanggannya.
Muhammad Burhanudin Nurul Fikri saat menggarap onderdil vespa salah satu pelanggannya.

Tulungagung - Miliki ketertarikan dengan vespa klasik, pemuda asal Tulungagung, Muhammad Burhannuddin Nurul Fikri sukses jalani bengkel barang antik tersebut.

Bahkan tak sedikit penghobi vespa klasik luar pulau rela antre restorasi vespa pada pria asal Desa Tanggulkundung Kecamatan Besuki ini.

Vespa klasik menjadi salah satu komunitas motor terbesar di Indonesia, khususnya di Tulungagung.

Kendati telah berusia puluhan tahun, sepeda motor ini tak sepi peminat. Bahkan beberapa edisi motor keluaran pabrik Italia ini memiliki harga selangit.

Penyakit motor tua, kerak dan karat pasti tak dapat dielakkan lagi.

Sebagian pencinta vespa klasik ini memilih untuk merestorasi motor antik kesayangannya tersebut.

Kesempatan inilah yang dilirik Muhammad Burhannuddin Nurul Fikri dengan mendirikan bengkel restorasi vespa klasik bernama Celengan Garage.

Tentu kesempatan tersebut dapat diambil pemuda yang akrab disapa Fikri ini. Lantaran dia telah jatuh cinta dengan besi tua buatan Italia itu.

Terbilang sejak 2011, dia telah menunggangi vespa klasik pertamanya.

“Saya sudah bermain vespa klasik ini sejak kelas 1 SMP. Ya sekitar 2010 atau 2011 itu,” jelasnya kemarin (6/1).

Kecintaannya dengan vespa klasik terhambat akan sasis dan rangka motor yang mulai keropos berkarat.

Hal inilah yang membuat pemuda 26 tahun ini berinisiasi untuk membangun bangkel restorasi vespa klasik miliknya sendiri.

Baca Juga: Spot Angker di Gunung Arjuno? Berikut Sekilas Penjelasan Tentang Alas Lali Jiwo

Terbilang setelah dia menunggangi vespa klasik selama 6 tahun, bengkel restorasi vespa miliknya berdiri.

Pada saat itu sekitar tahun 2017 atau sekitar 8 tahun yang lalu.

“Kalau bengkel restorasi ini berdiri tahun 2017, sekitar 8 tahun yang lalu. Berawal dari hobi vespa klasik,” ucapnya.

Menurut dia penyakit vespa klasik ini merupakan keropos dan berkarat, khususnya pada sasis dan rangka vespa.

Tentunya motor dengan usia puluhan tahun tak jauh dari penyakit itu.

Kendati demikian, pencinta vespa semakin hari semakin bertambah.

Terlebih komunitas vespa di Tulungagung sangat digandrungi segala usia.

“Yang sering rusak itu mesin dan rangka. Kalau vespa klasik pasti kedua itu yang sering rusak. Memang butuh restorasi di kedua bagian itu,” paparnya.

Kemudian untuk merestorasi mesin standar vespa klasik dari tangan pemuda asal Desa Tanggulkundung, Kecamatan Besuki ini, dibanderol sekitar Rp 2 juta hingga Rp 2,5 juta.

Tentu harga tersebut bergantung pada kerusakan mesin vespa itu sendiri.

Lalu untuk restorasi rangka vespa klasik, dia membanderol harga sekitar Rp 5 juta.

Harga tersebut termasuk ongkos cat dan las.

Diketahui, konsumen dari bengkel Celengan Garage ini diminati pecinta vespa hingga dari Riau, Lampung, dan Madura.

“Satu bulan itu bisa mengerjakan 10 motor, itu kalau kerusakkannya tidak parah. Kalau parah kerusakannya itu satu bulan bisa dua motor,” pungkasnya.(*/rka)

Editor : Vidya Sajar Fitri
#bengkel #vespa #restorasi #motor antik