TRENGGALEK- Dunia pendidikan bukan hal baru bagi Anisa Listia Wardani. Terlebih, kini dia juga menimba ilmu di perguruan tinggi. Nah, meski sibuk dengan jadwal kuliah, dia juga peduli terhadap para pelajar di Bumi Menak Sopal. Karena itulah, dia melibatkan diri untuk membentuk karakter para pelajar.
Anisa bisa menjadi salah satu inspirasi bagi kaum hawa. Sebab, kepeduliannya kepada generasi penerus bangsa cukup baik. Buktinya, dia aktif sebagai pendidik. Kepada Jawa Pos Radar Trenggalek, dia mengaku senang menggeluti dunia akademis. Termasuk ikut mencerdaskan generasi penerus bangsa.
“Jadi tak hanya sekadar belajar akademis, tapi juga menularkan ilmu yang diperoleh,” ungkapnya.
Kegigihan Anisa dalam dunia akademis di kampus juga berbuah manis. Dia menjadi salah satu mahasiswa yang cukup disegani. Karena itulah, dia berupaya mengembangkan potensi diri. Tentu saja tetap dalam hal pendidikan.
“Saya juga ikut organisasi di kampus. Ini bisa mengembangkan diri. Selain itu, menambah pengalaman,” kata mahasiswa semester 5 jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan STKIP PGRI Trenggalek itu.
Tak hanya itu, Anisa juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Dia menjadi ujung tombak dalam proyek-proyek kemanusiaan, memperlihatkan bahwa kepedulian dan kerja sama dapat menciptakan dampak yang positif di masyarakat. Keterlibatannya dalam acara-acara sosial lokal menjadikannya sebagai figur yang disegani oleh sekitarnya.
Bukan hanya mengejar keberhasilan pribadi, Anisa juga berperan sebagai mentor les privat. Dia berupaya membentuk generasi penerus dengan semangat belajar yang tinggi. Setiap kali tidak sibuk dengan jadwal kuliah, dia meluangkan waktunya untuk menjadi mentor les privat. Dia juga memberikan wawasan tentang pengembangan diri dan strategi belajar yang efektif. Dia menjadi panutan bagi para siswanya.
Selain itu, mengangkat hobinya membaca buku menjadi sebuah perjalanan pengetahuan dan inspirasi yang tak terbatas. Dengan setiap halaman yang dibacanya, dia membuktikan bahwa kecintaan pada literatur tidak hanya sekadar hobi, tetapi juga suatu kekuatan untuk mengubah diri dan orang lain.
Dia mengaku tidak hanya mengejar keunggulan akademis, tetapi juga mengubah hobinya berdagang menjadi perjalanan bisnis yang menginspirasi. Yakni dengan berdagang snack melalui media sosial.
Hal positif lainnya, membaca buku tentang sejarah, nonfiksi, dan sebagainya. “Harapan saya ke depannya agar generasi muda saat ini dapat terus mengembangkan potensi diri, mengasah kemampuan, dan memiliki semangat belajar yang tinggi,” jelasnya. (gun/c1/wen)
Editor : Whendy Gigih Perkasa