Trenggalek- Budaya lokal layak dikenalkan dan dilestarikan. Salah satunya dalam berbahasa. Baik Indonesia maupun daerah. Terlebih Trenggalek juga memiliki ciri khas tersendiri. Inilah yang membuat Findy Eka Saputri bersemangat. Dia berupaya melestarikan budala lokal itu
Mahasiswa Jurusan Ekonomi Universitas Negeri Malang itu cukup dikenal sebagai sosok yang mampu menginspirasi anak muda Bumi Menak Sopal. Terlebih ketika dirinya mampu meraih hasil cukup memuaskan dalam Paguyuban Duta Budaya Jawa Timur 2021 lalu. Findy pun semakin bersemangat mengenalkan dan melestarikan budaya lokal.
“Alhamdulillah bisa meraih hasil cukup memuaskan dalam ajang tersebut. ini membuat saya semakin termotivasi,” ungkap warga Desa Ngulan Wetan, Kecamatan Pogalan itu.
Findy mengatakan, mengikuti ajang tersebut membuatnya termotivasi. Sebab, bukan hanya soal prestasi. Tapi pengalaman baru dalam hidup. Termasuk untuk terus melestarikan dan memperkenalkan budaya lokal, terutama Bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa, dalam kehidupan sehari-hari.
Findy menceritakan, dalam ajang bergengsi itu, dia benar-benar mempersiapkan diri. Yakni fokus mendalami kebudayaan Trenggalek, kota kelahirannya sendiri.
“Saya belajar dari berbagai platform media sosial dan mengamati langsung budaya Trenggalek. Itu menjadi ilmu baru untuk saya,” katanya.
Berbekal pengetahuan ini, Findy berhasil mengulas potensi budaya dan kekayaan daerahnya tanpa rasa canggung. Tidak hanya itu, melalui ajang Duta Budaya yang dia ikuti, Findy berharap dapat memperluas relasi dengan orang-orang hebat yang ditemui.
Menurut dia, pengalaman ini tidak hanya mengasah pengetahuan tentang kebudayaan dan kesastraan, tetapi juga meningkatkan soft skill seperti public speaking yang sangat bermanfaat bagi karirnya di masa depan.
Pencapaian Findy Eka Saputri membuktikan bahwa dengan semangat, kerja keras, dan cinta pada budaya lokal, generasi muda dapat menjadi agen perubahan yang membanggakan. (bim/wen)
Editor : Whendy Gigih Perkasa