RADAR TULUNGAGUNG – Rosa Aprilia Ika Rahayu, wanita berbakat asal Desa/Kecamatan Pogalan, Trenggalek, berhasil menapaki dunia modeling.
Tidak main-main, Rosa, sapaan akrab Rosa Aprilia Ika Rahayu, berada di dunia modeling dengan pesona alami, kepercayaan diri, dan kerja keras.
Itu terjadi karena perjalanan kariernya di dunia modeling berawal dari ketidaksengajaan.
Sebab, dalam kisahnya, awalnya Rosa dihubungi oleh seorang make-up artist (MUA) asal Trenggalek yang juga merupakan tetangganya, Wigih.
Dari itu, Rosa diminta untuk menjadi model make-up yang bersangkutan.
“Saat itu, tanpa berpikir panjang, saya langsung menerima ajakannya,” ujar Rosa.
Saat pertama kali dirias, Rosa merasa senang.
Saat itu, dia memang tidak memiliki aktivitas lain karena sedang menunggu wisuda pendidikannya.
Dalam benaknya, Rosa berpikir lumayan untuk mengisi waktu luang sambil menunggu wisuda.
”Selain itu, saya juga diajak photoshoot di salah satu studio foto terkenal di Trenggalek,” tuturnya.
Sejak saat itu, namanya mulai dikenal oleh beberapa MUA, baik di Trenggalek maupun luar kota.
Beberapa MUA mulai menghubungi dan mengajaknya bekerja sama sebagai model make-up mereka.
“Awalnya saya juga ragu, tapi setelah yakin, saya terima tawaran tersebut. Saya mulai belajar bagaimana menjadi muse atau model yang disenangi para MUA agar mereka puas dengan kerja saya,” jelasnya.
Dukungan dari tetangganya tersebut sangat berarti bagi Rosa.
Sebab, dia banyak diberi wejangan tentang dunia modeling, termasuk bagaimana berpose di depan kamera.
“Awalnya saya merasa kaku, tapi saya terus belajar mengekspresikan wajah dan gestur tubuh. Saya juga mengikuti model-model senior di Instagram dan belajar dari mereka,” ungkap Rosa.
Sebagai freelance model make-up dan busana, Rosa ingin terus menggunakan kreativitasnya sebaik mungkin agar para MUA yang bekerja sama dengannya merasa puas.
“Saya berharap suatu saat bisa mendapat satu job dengan model senior, agar bisa belajar dan berbagi pengalaman langsung dengan mereka,” harapnya.
Menurut Rosa, ada beberapa hal yang harus dihindari oleh model make-up.
“Misalnya, penggunaan krim dari dokter yang bisa menyulitkan MUA dalam merias wajah kita. Selain itu, sebagai model, kita juga harus ramah, tidak suka ngaret, serta menjaga bentuk badan agar terlihat lebih enak dipandang. Yang tidak kalah penting, tentu harus menjaga kesehatan,” terangnya.
Rosa mengaku sangat menikmati perjalanan kariernya di dunia modeling.
Dia pun mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Mas Wigih yang telah membawanya terjun ke dunia ini.
“Saya juga sangat bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta orang tua yang selalu mendukung apa pun yang saya jalani saat ini,” pungkasnya. (gun/c1/jaz)
Editor : Vidya Sajar Fitri