Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Dari Ketidaksengajaan, Abim Triyan Sukses Jadi Pambiwara Muda Favorit di Tulungagung, Ini Isi Konten Medsosnya yang Viral

Sandy Sri Yuwana • Selasa, 18 Maret 2025 | 02:46 WIB

Abim Triyana serius menggeluti dunia MC Jawa di Tulungagung (DOK PRIBADI)
Abim Triyana serius menggeluti dunia MC Jawa di Tulungagung (DOK PRIBADI)

RADAR TULUNGAGUNG - Tulungagung tidak kekurangan orang-orang hebat dan berbakat. Salah satunya datang dari seorang laki-laki berprofesi sebagai MC berbahasa Jawa.

Dialah Abim Triyan, seorang MC pernikahan berbahasa Jawa atau biasanya disebut pambiwara asli Tulungagung.

Baca Juga: Inilah Reog Kendang Kesenian Tradiosional Asli Tulungagung

Abim sapaan akrabnya memulai karir MC-nya sejak 2018. Berawal dari ditunjuknya Abim menjadi MC di pergelaran wayang kulit di desanya yaitu Desa Plandaan, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung.

Abim lalu menunjukan bahwa ada anak muda Tulungagung yang dengan serius menekuni kebudayaan Jawa dengan menjadi pambiwara.

Baca Juga: Sendang vs Pucanglaban: Seni dan Budaya atau Pantai Eksotis, Pilih yang Mana?

"Ya sebenarnya belum terlalu lama menjadi MC Jawa. Namun saya bertekad sejak awal untuk menyeriusi," jelasnya.

Dari panggung pertamanya ketika itu Abim langsung bertekad untuk mendalami profesinya tersebut sebagai pambiwara.

Baca Juga: Perjalanan Karier Dimas Azhari Menjadi MC Profesional

Dia mulai belajar secara serius kepada para senior selama dua tahun, dari 2018 hingga 2020.

Nampaknya nasib baik mendatangi Abim, tidak lama dia langsung menjadi salah satu pambiwara terfavorit di Tulungagung.

Baca Juga: Nurul Sri Hardiyanti, Ibu Persit yang Jago MC dan Voice Over

Selain gayanya yang nyentrik dengan rambut gondrongnya, ciri khas nge-MC-nya juga banyak disukai anak-anak muda zaman sekarang.

Tak jarang para calon pengantin banyak yang ingin memakai jasa MC dari Abim. "Alhamdulillah, mungkin sudah rezeki saya," tambahnya.

Abim baru-baru ini menghebohkan dunia maya dengan karyanya berkonten membangunkan sahur menggunakan gaya MC pernikahan Jawa atau nyandra.

Dengan memanfaatkan momen puasa ini dan keunikan kontennya Abim mampu mendapat viewer di media sosial TikTok miliknya hingga tembus jutaan penonton.

Baca Juga: Sosok Mbah Mesir, Sebarkan Agama Islam hingga Tinggalkan Budaya di Trenggalek

Dia menceritakan awal mula berniat membuat konten seperti itu sebenarnya sudah sejak tahun lalu.

Namun pada tahun lalu respons kontennya tidak sebanyak sekarang. Dengan pengalamannya bertahun-tahun menjadi Pambiwara dan MC manten dia memberikan sentuhan-sentuhan pengalamannya tersebut pada konten yang dibuatnya.

"Dulu latar musiknya saya pakai gending Ketawang Larasmaya. Tapi penontonnya nggak begitu banyak," kata Abim.

Baca Juga: Situs Semarum di Trenggalek Belum Ditetapkan Sebagai Cagar Budaya

Lalu dia mengevaluasi dan mempraktekan pada tahun ini dengan menggunakan latar belakang musik Gending Jawa yang lebih familiar.

"Tahun ini musiknya saya ganti gending Kebo Giro, biar suasananya seperti di mantenan sungguhan," katanya.

Baca Juga: Findy Eka Saputri, Warga Desa Ngulan Wetan yang Getol Lestarikan Budaya Lokal

Strateginya kali ini membuahkan hasil. Dia mendapat respons yang sangat baik dari penonton di TikTok-nya.

Abim mendapat jutaan viewer di setiap kontennya tepatnya empat juta viewer bahkan lebih.

Baca Juga: Gerakan Paling Khas Reog Kendang Tulungagung, Ada Representasi Prajurit Dewi Kilisuci

Dia sempat tidak menyangka jika konten yang dibuatnya mendapat respons yang sangat baik.

Tidak hanya dari lokal Tulungagung namun dia viral hingga jangkauan seluruh Indonesia.

Abim mengaku dengan jumlah viewer yang demikian banyaknya, dia sempat membuka request kepada khalayak yang ingin dibuatkan konten versi bahasa Jawa seperti itu.

"Di era modern ini, kita harus memanfaatkan teknologi digital", ungkapnya.

Baca Juga: Reog Kendang Tulungagung Warisan Budaya Nusantara

Abim juga mendapatkan benefit berlebih dari kontennya tersebut, dia mematok tarif untuk setiap request yang ingin dibuatkan konten berbahasa Jawa semacam itu.

"Konten terbaru saya ucapan hari raya Idul Fitri itu, juga salah satu request dari penonton," katanya.

Baca Juga: Begini Cerita Orang Jawa Yang Dikirimkan Ke Suriname, Awalnya Dipekerjakan di Pabrik Pengolahan Gula

Dia berpesan kepada anak-anak muda untuk selalu melestarikan budaya-budaya Jawa.

Tidak hanya itu dia juga bercita-cita ke depannya ingin memiliki bangunan joglo/pendapa yang serbaguna bisa digunakan untuk pesta pernikahan, latihan tari, karawitan dan lain-lain.

"Kalau bukan generasi kita yang melestarikan siapa lagi," pungkas Abim. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#tulungagung #mc #pambiwara #mc jawa #anak muda