RADAR TULUNGAGUNG - Di tengah dominasi laki-laki dalam dunia proyek konstruksi, nama Anis Rhegitania muncul sebagai sosok perempuan Tulungagung yang tangguh dan inspiratif.
Wanita asal Kelurahan Jepun, Kecamatan Tulungagung, ini telah memulai kariernya sejak 2019 dan terlibat dalam berbagai proyek besar berskala nasional.
Baca Juga: Triswati Sasmito Kartini Modern dengan Kiprah Sosial
Sejumlah proyek yang pernah ditanganinya antara lain Bendungan Tugu Trenggalek, pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) Pantai Sine Lot 2, Jalan Tol Probowangi, hingga tanggap darurat bencana di Kota Batu dan Gunung Semeru.
Dia juga terlibat dalam pembangunan Bendungan Bagong dan masih banyak proyek strategis lainnya.
Anis mengaku bahwa menjadi perempuan mandiri di bidang yang penuh tantangan bukanlah hal mudah, tetapi bukan pula hal yang mustahil.
“Sebagai perempuan yang mandiri, kita harus siap bersaing di pasar bebas. Jangan takut untuk tampil dan tunjukkan kemampuan,” ujarnya.
Dalam momen peringatan Hari Kartini, Anis juga menyampaikan pesan kepada generasi muda, khususnya para perempuan, agar terus berdaya dan tidak bergantung pada orang lain.
“Wanita harus mandiri. Tidak boleh tergantung pada laki-laki. Kita harus percaya diri dan punya semangat juang,” tuturnya.
Baca Juga: Hari Kartini dan Perjuangan Seorang Ibu Rumah Tangga di Balik Layar Keluarga
Semangat dan dedikasi Anis menjadi contoh nyata bahwa perempuan mampu berkontribusi besar di berbagai bidang, termasuk dunia konstruksi yang selama ini identik dengan laki-laki. ****
Editor : Dharaka R. Perdana