RADAR TULUNGAGUNG - Di usianya yang masih 16 tahun, Tiara Yuana Putri, siswi SMAN 1 Kedungwaru, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dan mengharumkan nama Tulungagung.
Cewek asal Desa Balerejo, Kecamatan Kauman, Tulungagung ini terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Jawa Timur tahun 2025.
Kepada Radar Tulungagung, Tiara mengaku tidak pernah membayangkan dirinya bisa lolos hingga tingkat provinsi.
Baca Juga: 76 Putra-Putri Terbaik Indonesia Resmi Dikukuhkan Jadi Paskibraka 2025 di Istana Merdeka Jakarta
Bersama rekannya, Muhammad Putra Satria Akbar dari SMAN 1 Rejotangan, Tiara bertugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada upacara 17 Agustus di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
Rasa bangga dan haru menyelimuti hatinya saat pertama kali mengetahui kabar tersebut. Meskipun itu juga membawa tanggung jawab yang tidak ringan.
“Perasaan saya tentu saja bangga dan senang karena dapat kesempatan menjadi perwakilan Kabupaten Tulungagung di Paskibraka Jawa Timur,” tuturnya.
Baca Juga: Dua Pelajar Asal Papua Bangga Jadi Paskibraka, Ini Pesan Mereka untuk Presiden Prabowo
Bagi Tiara, Paskibraka bukan hanya soal baris-berbaris, melainkan juga wadah untuk menempa karakter.
Ia mengaku termotivasi karena ingin melatih kedisiplinan, mental, serta tanggung jawab, sekaligus membanggakan orang tua dan sekolah.
Dukungan dari keluarga, guru, serta teman-teman menjadi energi tersendiri. “Mereka selalu memberi semangat, doa, dan kepercayaan. Itu membuat saya lebih kuat dan percaya diri,” ujarnya.
Proses seleksi yang dijalani Tiara cukup panjang. Dimulai dari tingkat kabupaten, kemudian disaring hingga dua pasang putra-putri, lalu berlanjut ke seleksi tingkat provinsi.
Dari tahap akhir inilah dipilih satu putra dan satu putri sebagai perwakilan dari Tulungagung.
Tantangan terbesar menurutnya adalah melawan rasa lelah yang mendera selama persiapan. “Saya selalu berusaha berpikir positif dan pantang menyerah,” katanya.
Menjelang peringatan kemerdekaan, jadwal latihannya semakin padat. Namun Tiara tetap menikmatinya.
“Latihan terasa menyenangkan karena kami melakukannya bersama-sama. Asupan nutrisi juga terjaga sehingga kesehatan tetap baik,” tambahnya.
Bagi Tiara, menjadi anggota Paskibraka Jawa Timur adalah pencapaian besar sekaligus pengalaman berharga.
“Kesempatan ini bukan hanya tentang mengibarkan bendera, tetapi juga membentuk karakter dan membuktikan bahwa dengan usaha sungguh-sungguh, saya bisa meraih sesuatu yang besar,” ungkapnya.
Sebagai putri asal Tulungagung, ia merasa membawa tanggung jawab moral. “Bisa membawa nama baik Tulungagung di tingkat provinsi membuat saya bangga sekaligus merasa memiliki tanggung jawab besar,” katanya.
Baca Juga: Profil Kolonel Amril Hairuman, Komandan Upacara HUT Ke-80 RI Tahun 2025
Tiara berharap pengalaman ini menjadi bekal untuk masa depannya. Ia bertekad terus mengembangkan kedisiplinan dan tanggung jawab, serta menjadi generasi muda yang bermanfaat bagi bangsa.
Kepada generasi muda Tulungagung, ia berpesan agar tidak takut mencoba. “Proses seleksi memang penuh tantangan, tapi dengan usaha, kerja keras, semangat, dan doa restu, semua bisa dilalui. Percayalah bahwa setiap usaha sungguh-sungguh akan membuahkan hasil,” pesan Tiara. ****
Editor : Dharaka R. Perdana