RADAR TULUNGAGUNG - Di tengah padatnya aktivitas kuliah dan organisasi, Akas Asih Sumanding tetap berupaya mengembangkan potensi diri melalui berbagai bidang.
Cewek asal Desa Doroampel, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung, ini menekuni seni tari sekaligus mengasah kemampuan public speaking.
Bagi dia, menari bukan sekadar aktivitas seni, melainkan juga cara untuk mengekspresikan diri sekaligus melestarikan budaya.
“Menari bukan hanya sekadar melestarikan budaya, tetapi juga menjadi sarana mengekspresikan rasa melalui gerak dan irama tubuh yang dapat dinikmati oleh banyak orang,” ujarnya.
Mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung (UIN SATU) ini dikenal aktif mengikuti berbagai organisasi, baik di dalam maupun di luar kampus.
Selain itu, dia juga kerap terlibat dalam sejumlah ajang pemilihan duta di lingkungan kampus.
Saat ini Akas tengah mencoba melangkah lebih jauh dengan mengikuti seleksi Duta Bahasa Jawa Timur 2026.
Ia berhasil melewati tahap seleksi berkas dan baru saja menjalani tahapan seleksi lanjutan sebagai bagian dari proses menuju kompetisi tingkat provinsi.
“Saya telah lolos tahap seleksi berkas dan baru saja mengikuti seleksi lanjutan sebagai bagian dari proses menuju kompetisi tingkat provinsi,” katanya.
Tidak hanya fokus pada kegiatan akademik dan organisasi, Akas juga aktif bekerja sebagai freelancer di beberapa bidang.
Ia bergabung dengan Khabiya Wedding Organizer serta menjadi instruktur di AHA Right Brain cabang Boyolangu, Tulungagung.
Menurutnya, berbagai aktivitas tersebut memberikan banyak pengalaman berharga, mulai dari membangun kepercayaan diri hingga memperluas jaringan pertemanan.
“Dari berbagai kegiatan ini saya belajar berkomunikasi dengan banyak orang dan memperluas relasi,” jelasnya.
Belakangan ini, kemampuan public speaking menjadi salah satu bidang yang semakin ia tekuni.
Akas menilai kemampuan berbicara di depan umum sangat penting, terutama untuk mendukung aktivitasnya dalam berbagai ajang duta dan kegiatan organisasi.
Ia berharap kemampuan tersebut dapat membantunya menyampaikan gagasan secara percaya diri sekaligus memberi inspirasi bagi generasi muda.
“Karena itu saya terus belajar dan mengasah kemampuan agar bisa menyampaikan gagasan dengan percaya diri, sekaligus membawa semangat positif bagi generasi muda untuk berani berkarya dan mengembangkan potensi diri,” pungkasnya. (mg3/rka)
Editor : Vidya Sajar Fitri