Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Strategi Unik Mahasiswa Tulungagung Afifa Kusumaningtyas Jualan Risol, Promosi Santai tapi Laris Manis hingga Ribuan Per Hari

Rahiiq Al Bachri • Senin, 13 April 2026 | 10:08 WIB
Afifa harus cermat membagi waktu kuliah dengan bisnis sampingan berjualan risol.
Afifa harus cermat membagi waktu kuliah dengan bisnis sampingan berjualan risol.

RADAR TULUNGAGUNG - Menjalani peran sebagai mahasiswi sekaligus pengusaha muda bukanlah perkara mudah.

Namun, bagi Afifa Kusumaningtyas, pemilik brand kuliner FIFA Food, kedisiplinan dan konsistensi adalah kunci utama.

Dia sukses memasarkan ratusan hingga ribuan risol setiap harinya di tengah kesibukan akademik yang padat.

Darah wirausaha Afifa Kusumaningtyas sebenarnya sudah terasah sejak 2018. Saat masih duduk di bangku SMP dan SMK, dia sudah menjajaki dunia frozen food.

Mentalitasnya kian teruji saat pandemi Covid-19, saat dia nekat melayani sistem delivery order sendiri ke tangan konsumen.

Baca Juga: Mindset Entrepreneur Merry Riana: Rahasia Forward Thinking dan Action Oriented yang Mengubah Sales Biasa Jadi Pengusaha Sukses

"Dulu pas sekolah sudah jualan macem-macem. Pas masuk kuliah, saya putuskan fokus ke risol karena lebih fleksibel secara produksi. Tapi tantangannya luar biasa, saya butuh waktu tiga bulan trial and error untuk menemukan resep yang benar-benar pas di lidah pelanggan," jelas cewek asal Desa Kaliwungu, Kecamatan Ngunut, Tulungagung, ini.

Perjuangan harian mahasiswi Manajemen Bisnis Syariah UIN SATU Tulungagung ini dimulai saat mayoritas orang masih terlelap.

Saban hari, dia harus bangun pukul 03.00 WIB untuk menggoreng lebih dari 500 biji risol agar selesai pukul 06.00 WIB. S

etelah urusan produksi beres, pukul 08.00 WIB, dia langsung berangkat kuliah sembari menenteng boks risol untuk dititipkan di kantin kampus maupun ditawarkan langsung ke teman-teman kelasnya.

Baca Juga: Viral Nasihat Dr Tirta soal Fresh Graduate dan Bisnis: Jangan Buru-Buru Jadi Pengusaha, Cek Tabungan, Privilege, dan Pengalaman Dulu

Strategi pemasarannya pun tergolong unik dan relevan dengan generasi sekarang. Melalui akun Instagram, Afifa membangun personal branding yang ramah dan "apa adanya".

Dia sering mengunggah konten pembuatan risol secara live dengan gaya komunikasi yang santai, bahkan terkadang sedikit ceplas-ceplos yang justru menjadi daya tarik bagi pelanggannya.

"Saya hampir tidak pernah pakai bahasa formal kalau promosi. Kadang malah random, seperti mengajak orang beli mumpung saya lagi mood menggoreng. Ternyata konsumen lebih suka pendekatan yang humble dan merasa seperti diajak ngobrol," ungkapnya.

Baca Juga: Kisah Gary Erickson Bangun Bisnis Kemasan Ramah Lingkungan di Usia 66 Tahun, Bukti Pengusaha Senior Punya Tingkat Sukses Tinggi

Didampingi sang ayah dalam hal manajemen operasional, kini kapasitas produksi FIFA Food mampu mencapai ribuan biji per hari untuk memenuhi permintaan pasar lokal hingga pesanan acara besar.

Meski sempat merasa kewalahan membagi waktu, Afifa berpesan kepada anak muda lainnya agar tidak menunggu momen sempurna untuk memulai sebuah usaha.

"Mulai saja dulu dari hal kecil. Jangan takut capek. Karena bagi saya, kuliah dan bisnis bukan untuk dipilih salah satu, tapi bagaimana keduanya bisa berjalan beriringan," pungkasnya. (*/c1/rka)

Editor : Vidya Sajar Fitri
#ngunut #personal branding #risol #COVID-19 #mahasiswa