Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Kisah Tasya Syafira Sinrani, Dari Sewa Kebaya Online hingga Sukses Bangun Bisnis Make-Up One Stop Service di Tulungagung

Rahiiq Al Bachri • Selasa, 21 April 2026 | 10:32 WIB
Tasya mendapat peluang menggiurkan dari bisnis busana dan makeup yang memakai skema one stop system.
Tasya mendapat peluang menggiurkan dari bisnis busana dan makeup yang memakai skema one stop system.

RADAR TULUNGAGUNG - Jalan rezeki bisa ditemukan tanpa sengaja. Seperti yang dialami Tasya Syafira Sinrani.

Dari sekadar menyewakan kebaya secara online, dia merambah ke bisnis make-up yang dijalankannya dengan sistem one stop service.

Berawal dari rasa bosan terhadap model busana yang pasaran, Tasya Syafira Sinrani kini sukses membuktikan bahwa keisengan yang ditekuni secara serius bisa berbuah manis.

Cewek asal Desa Bulusari, Kecamatan Kedungwaru, Tulunaggung, ini berhasil mengembangkan bisnis jasa make-up sekaligus tata busana yang mengedepankan kualitas premium dan signature style.

Perjalanan bisnis Tasya dimulai dari langkah sederhana, yakni menyewakan koleksi kebaya yang ia beli secara daring. Namun, jiwa seninya merasa ada yang kurang.

Baca Juga: Hari Kartini 2026: Kisah Sri Lailatin, Kepala Desa Tunggangri Tulungagung yang Dorong Pemberdayaan Perempuan dan Gotong Royong Masyarakat

"Awalnya sewa kebaya dulu, tapi lama-lama aku ngerasa modelnya gitu-gitu aja dan kurang ciri khas. Akhirnya aku mulai cari penjahit dan pemayet buat bikin desain sendiri biar nggak pasaran," ujar Tasya.

Tak berhenti di busana, dia pun tak sengaja menemukan bakat terpendam di bidang tata rias wajah.

Berawal dari mencoba merias alis teman yang berujung pujian, Tasya pun nekat mengambil kursus profesional untuk memperdalam ilmu make-up.

Keputusan itu menjadi titik baliknya untuk akhirnya menawarkan paket komplet: riasan wajah sekaligus persewaan busana.

Seiring meningkatnya permintaan pelanggan yang ingin tampil eksklusif, Tasya pun membuka jasa jahit custom. Untuk menjaga kualitas, dia membangun tim ahli di bidang tata busana.

Baca Juga: Inspirasi Kartini Modern: Radhitia Damayanti Bagikan Tips Berani Tampil di Media Sosial, Kunci Sukses Konten dari Konsistensi dan Percaya Diri

"Kalau untuk jahit, sekitar 80 persen sudah di-handle sama tim. Jadi aku bisa lebih fokus ke make-up dan langsung pegang klien. Hasilnya maksimal karena tim memang ahli di bidangnya," jelasnya.

Menghadapi tantangan tren masa kini yang semakin kompleks, Tasya menekankan pentingnya proses penyesuaian (fitting).

Menurutnya, referensi desain dari desainer ternama yang dibawa pelanggan harus disesuaikan dengan bentuk tubuh agar tetap nyaman dan anggun. 

Dia pun rajin melakukan upgrade ilmu setidaknya dua kali setahun untuk mengikuti tren tanpa meninggalkan ciri khas riasannya.

Meski saat ini tren sewa lebih praktis, Tasya tetap menyarankan pelanggannya untuk menjahit sendiri jika memiliki anggaran lebih.

Baca Juga: Semangat Hari Kartini: Kisah drg Ade Yuly Harizca, Dokter Gigi yang Bangkitkan Kepercayaan Diri Perempuan lewat Senyum Berani

"Kalau jahit sendiri, semuanya bisa disesuaikan, mulai dari model hingga detail kecil. Dari segi ukuran pun pasti lebih fit, terutama di bagian pundak yang sering kali sulit pas jika hanya resize dari kebaya sewa," tambahnya.

Kunci kepercayaan pelanggan pada jasanya terletak pada keterbukaan proses. Tasya selalu memilihkan bahan premium secara mandiri dan memberikan update berkala kepada pelanggan selama proses pembuatan busana.

Baginya, kepuasan terbesar bukan sekadar materi, melainkan melihat pelanggan merasa menjadi versi terbaik dari dirinya di momen penting.

Kepada anak muda di Tulungagung yang ingin terjun di bidang serupa, Tasya berpesan agar tidak takut untuk memulai.

"Terus belajar, upgrade skill, dan jangan cepat puas. Yang paling penting, temukan ciri khas kalian sendiri, karena itu yang akan membuat kalian berbeda di industri ini," pungkas Tasya. (*/c1/rka)

Editor : Vidya Sajar Fitri
#make-up #kebaya #cewek tulungagung #busana