Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Raffi Zamzam Buktikan Kegagalan Bukan Akhir, Kini Sukses Bangun Startup dan Bisnis EO di Tulungagung

Anggi Septian Andika Putra • Senin, 18 Mei 2026 | 09:56 WIB
Owner Creativetag Indonesia, Raffi Zamzam, memiliki kegigihan tinggi dalam berwirausaha.
Owner Creativetag Indonesia, Raffi Zamzam, memiliki kegigihan tinggi dalam berwirausaha.

RADAR TULUNGAGUNG - Di usia yang baru menginjak 30 tahun, Raffi Zamzam telah membuktikan bahwa kegagalan bukanlah akhir dari segalanya.

Pemuda asal Desa Batangsaren, Kecamatan Kauman, Tulunaggung, itu kini sukses membangun PT Creativetag Indonesia yang menaungi berbagai brand di bidang event organizer, digital startup, kuliner, hingga supplier.

Perjalanan Raffi tidak dimulai dari kemewahan. Pada 2016, ia merintis usaha di bidang food and beverage (F&B).

Bisnisnya berkembang pesat dan bahkan memiliki lima cabang. Namun, badai Pandemi COVID-19 memukul usahanya hingga seluruh cabang terpaksa tutup.

Kerugian yang dialami mencapai ratusan juta rupiah. Operasional usaha tak lagi mampu ditopang karena pembatasan aktivitas, biaya gaji karyawan, dan bahan baku yang terus terbuang.

Baca Juga: Perjuangan Ella Turunkan Berat Badan dari 78 Kg hingga Jadi Personal Trainer di Tulungagung

“Sempat dua tahun saya benar-benar nyerah. Saya bahkan berpikir tidak mau bisnis lagi,” kenangnya.

Namun Raffi tidak berhenti. Pada 2023, bersama sahabatnya sejak sekolah dasar yang berprofesi sebagai programmer, ia mendirikan PT Creativetag Indonesia. Dari sinilah titik balik kehidupannya dimulai.

Perusahaan tersebut kini membawahi sejumlah brand, seperti Creativetag, Creativetag Industri, Bournd Coffee, Kasir Usaha, hingga startup digital bernama TAGgo.

Startup ini dirancang untuk membantu UMKM Tulungagung melek digital melalui layanan pemesanan, sistem kasir, dan pengelolaan usaha yang lebih tertata.

Tak hanya itu, Raffi juga sukses di bisnis event organizer. Berawal dari ide sederhana untuk menghadirkan konser di Tulungagung, bisnis yang awalnya dianggap berisiko tinggi justru berkembang pesat.

Baca Juga: Nur Aini Lustoro, Atlet Jujitsu Tulungagung yang Andalkan Ketenangan untuk Raih Kemenangan

Sejak 2024 hingga 2026, timnya rutin menggelar tur konser di berbagai kota di Jawa Timur. Kini, bisnis yang ia bangun telah menyerap sekitar 100 karyawan tetap dan ribuan reseller tiket di berbagai daerah.

Meski telah meraih kesuksesan, Raffi tetap memegang prinsip sederhana yaitu menahan kesenangan dan memutar keuntungan untuk membangun bisnis baru.

“Kesenangan ditahan dulu. Semua diputar ke usaha supaya berkembang dan semakin banyak tenaga kerja yang terserap,” ujarnya.

Bagi Raffi, kebanggaan terbesar bukanlah kemewahan pribadi, melainkan ketika usahanya mampu membuka lapangan pekerjaan dan menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar.

Ia juga memiliki mimpi besar agar Tulungagung memiliki startup digital berskala nasional. Menurutnya, generasi muda tidak perlu minder dengan brand besar dari luar daerah.

Baca Juga: Berawal dari Konten FYP, Fiona Asal Tulungagung Sukses Raup Pasar Nasional hingga Singapura lewat Selempang Wisuda

Banggalah memakai produk asli Tulungagung. Kalau kita mendukung produk lokal, ekonomi daerah akan tumbuh dan semakin banyak orang yang bekerja,” pesannya.

Kisah Raffi Zamzam menjadi bukti bahwa kegagalan hanyalah jeda, bukan titik akhir.

Dari keterpurukan saat pandemi, ia bangkit dan menjelma menjadi salah satu pengusaha muda inspiratif yang membawa semangat baru bagi ekonomi kreatif dan digital di Tulungagung. (ang/rka)

Editor : Vidya Sajar Fitri
#creativtag #f&b #startup #event organizer