Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Content Creator Tulungagung Ini Ungkap Alasan Media Lokal Tetap Dibutuhkan di Era AI dan Banjir Informasi Digital

Sandy Sri Yuwana • Senin, 22 Juni 2026 | 10:45 WIB
Fransiska Vallentia Indria Prastiti, kreator konten asal Tulungagung.(SANDY YUWANA/RADAR TULUNGAGUNG)
Fransiska Vallentia Indria Prastiti, kreator konten asal Tulungagung.(SANDY YUWANA/RADAR TULUNGAGUNG)

RADAR TULUNGAGUNG – Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, content creator Tulungagung Fransiska Vallentia Indria Prastiti menilai media arus utama masih memiliki peran penting sebagai sumber informasi yang kredibel dan dapat dipercaya.

Menurutnya, kecepatan penyebaran informasi di era digital justru membuat masyarakat semakin membutuhkan media yang mengedepankan verifikasi dan akurasi.

Pandangan tersebut disampaikan content creator Tulungagung yang akrab disapa Valen itu saat melihat fenomena banjir konten digital yang muncul setiap detik di berbagai platform media sosial.

Meski informasi kini bisa diperoleh dengan mudah, tidak semua konten yang beredar memiliki kebenaran yang dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga: Radar Tulungagung Genap 24 Tahun, Heru Tjahjono: Harus Tetap Jadi Media Penyeimbang

Bagi content creator Tulungagung berusia 22 tahun asal Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung tersebut, media profesional tetap menjadi rujukan penting karena memiliki proses jurnalistik yang jelas dan mampu menyajikan informasi yang telah melalui tahap verifikasi.

“Kalau sekarang informasi memang sangat mudah didapat. Tapi justru karena itu masyarakat membutuhkan media yang bisa dipercaya. Tidak hanya cepat, tetapi juga benar,” ujarnya.

Valen mengaku tumbuh di era digital ketika hampir seluruh kebutuhan informasi dapat diakses melalui telepon genggam.

Namun, kemudahan tersebut juga menghadirkan tantangan baru berupa maraknya informasi yang belum tentu akurat.

Sebagai seorang kreator konten, dia memahami betapa cepatnya sebuah informasi menyebar melalui media sosial.

Baca Juga: HUT Ke-24 Radar Tulungagung, Plt Bupati Ahmad Baharudin Minta Media Tetap Profesional dan Independen di Era Digital

Dalam waktu singkat, sebuah unggahan dapat menjangkau ribuan bahkan jutaan pengguna internet.

Meski demikian, menurutnya, kecepatan penyebaran informasi tidak selalu diiringi dengan kualitas dan kebenaran isi konten.

Karena itu, masyarakat perlu memiliki kemampuan literasi digital yang baik agar tidak mudah terpengaruh informasi yang menyesatkan.

Valen juga menyoroti perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang semakin memudahkan manipulasi konten digital.

Foto, video, maupun narasi kini dapat direkayasa sehingga tampak meyakinkan meski tidak sesuai fakta.

“Kita sering menemukan konten yang ternyata hasil editan atau manipulasi. Bahkan ada yang dibuat menggunakan AI sehingga terlihat meyakinkan. Kalau tidak hati-hati, masyarakat bisa percaya begitu saja,” katanya.

Baca Juga: Tekan Angka Kecelakaan Pelajar, Radar Tulungagung dan Satlantas Polres Gelar Edutalktif di SMPN 1 Ngunut

Menurut dia, media dan content creator memiliki fungsi yang berbeda tetapi dapat saling melengkapi.

Content creator memiliki keunggulan dalam membangun kedekatan dengan audiens, sedangkan media memiliki kekuatan dalam proses jurnalistik, verifikasi, dan pendalaman informasi.

Karena itu, dia berharap media lokal terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan perilaku masyarakat dalam mengakses informasi. Kehadiran media di berbagai platform digital dinilai penting agar tetap relevan di kalangan generasi muda.

“Anak muda sekarang lebih banyak mengakses informasi lewat media digital. Jadi penting bagi media untuk terus aktif di platform-platform yang dekat dengan generasi muda,” tuturnya.

Baca Juga: Tekan Angka Kecelakaan Pelajar, Radar Tulungagung dan Satlantas Gelar Edutalktif di Tiga SMP

Valen menilai langkah tersebut sudah mulai dilakukan Jawa Pos Radar Tulungagung.

Selain aktif di platform digital, media lokal juga dinilai cukup dekat dengan komunitas kreatif, anak muda, dan para content creator di daerah.

Dia berharap media lokal tetap konsisten menghadirkan berita dan cerita inspiratif dari Tulungagung.

Mulai dari perkembangan UMKM, aktivitas komunitas kreatif, hingga prestasi generasi muda yang mampu mengharumkan nama daerah.

Menurutnya, konten-konten lokal yang positif dan inspiratif memiliki peran penting dalam membangun optimisme masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi Tulungagung kepada publik yang lebih luas.(sri/rka)

Editor : Vidya Sajar Fitri
#content creator tulungagung #media lokal #radar tulungagung #literasi digital #artificial intelligence