Pecatur Muda Tulungagung Vania Fradella Mayra Shafa Raih Medali Emas Kejurprov Jatim, Target Berikutnya Kejurnas

Rahiiq Al Bachri • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 10:33 WIB
Vania menunjukkan medali emas yang diperolehnya di Kejurprov Catur Jawa Timur beberapa waktu lalu.
Vania menunjukkan medali emas yang diperolehnya di Kejurprov Catur Jawa Timur beberapa waktu lalu.

 

RADAR TULUNGAGUNG - Ketidaksengajaan adakalanya menjadi jalan untuk meraih sebuah keberhasilan. Hal inilah yang dialami langsung Vania Fradella Mayra Shafa. Baru-baru ini dia mendapat medali emas Kejurprov Catur Jawa Timur 2026. 

Di atas papan catur, Vania Fradella Mayra Shafa terlihat tenang. Jemarinya perlahan memindahkan bidak demi bidak, sementara matanya tak lepas mengamati setiap kemungkinan langkah lawan.

Siapa sangka, ketenangan itulah yang mengantarkan pelajar asal Desa Sumberejo Wetan, Kecamatan Ngunut, Tulungagung, meraih medali emas pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Jawa Timur 2026 kategori Yunior Putri B.

Prestasi itu bukan lahir dari keluarga pecatur ataupun latihan instan. Semuanya bermula dari sebuah ajakan sederhana saat Vania masih duduk di bangku kelas 3 sekolah dasar.

Kala itu, wali kelasnya mengajak para siswa mengenal permainan catur. Bagi Vania kecil, catur hanyalah permainan baru yang menarik untuk dicoba.

Baca Juga: Berawal dari Ditunjuk Ikut Porseni, Virly Chalysta Aprilia Kini Sabet Medali Perak Kejurprov Catur Jatim 2026

Namun, semakin sering bermain, rasa penasarannya justru tumbuh menjadi kecintaan. 

"Saya mulai bermain catur saat kelas 3 SD. Awalnya diajak wali kelas untuk belajar catur. Lama-kelamaan saya semakin menikmati permainan ini hingga akhirnya serius menekuninya," tuturnya.

Ajakan sederhana itu mengubah arah perjalanannya. Sepulang sekolah, Vania mulai akrab dengan papan catur.

Dia belajar memahami strategi, membaca pola permainan, sekaligus melatih kesabaran. Dari satu pertandingan ke pertandingan lain, kemampuannya terus berkembang.

Keseriusannya membuat Vania dipercaya mengikuti pemusatan latihan kabupaten (puslatkab) sebagai persiapan menghadapi Kejurprov Catur Jawa Timur 2026.

Selama hampir enam bulan, sejak Februari hingga Juli, dia menjalani latihan intensif bersama atlet-atlet terbaik Tulungagung.

Baca Juga: Kisah Sukses Melinda Yunita Sari, Berawal Jadi Karyawan Kini Miliki Empat Usaha Bersama Suami di Tulungagung

Namun, latihan itu tak berhenti ketika jadwal resmi selesai. Di luar puslatkab, Vania masih rutin berlatih di SDN Sumberejo Wetan. Bahkan ketika teman-teman seusianya menikmati liburan, dia justru memilih kembali duduk di depan papan catur.

"Saya mengikuti puslatkab sejak Februari sampai Juli. Selain itu, saya juga rutin berlatih di sekolah. Saat libur pun, saya tetap latihan supaya kemampuan terus meningkat," katanya.

Kerja keras itu akhirnya terbayar. Vania sukses mempersembahkan medali emas untuk Tulungagung pada Kejurprov Catur Jatim 2026. Meski begitu, senyum bahagia yang mengembang di wajahnya bukan karena merasa telah menjadi yang terbaik. 

Baginya, medali emas hanyalah penanda bahwa perjuangan berikutnya baru dimulai.

"Alhamdulillah saya sangat bersyukur bisa meraih medali emas. Tapi perjalanan saya belum selesai. Saya ingin terus berlatih agar bisa berprestasi sampai tingkat nasional," ujarnya.

Baca Juga: Dosen Tulungagung Beber Tantangan Mengajar Bahasa Jawa di Belanda, Mulai Cuaca Kering hingga Peserta yang Tak Paham Bahasa Indonesia

Di balik ketenangannya saat bertanding, tersimpan kegelisahan yang jarang terlihat. Bukan rasa takut menghadapi lawan yang paling membebaninya, melainkan kekhawatiran mengecewakan orang-orang yang selama ini mendukung setiap langkahnya.

Dukungan keluarga, guru, pelatih, hingga sekolah menjadi alasan mengapa ia selalu berusaha tampil maksimal di setiap pertandingan.

"Tantangan terbesar saya adalah takut mengecewakan orang-orang yang sudah mendukung. Karena itu, saya selalu berusaha memberikan yang terbaik," ungkapnya.

Kini, pelajar yang tinggal di Dusun Krajan, Desa Sumberejo Wetan, itu mulai mengalihkan pandangannya ke target yang lebih tinggi.

Kejuaraan Nasional menjadi impian berikutnya. Dia ingin membuktikan bahwa atlet muda dari Tulungagung juga mampu bersaing di level nasional.

"Target saya selanjutnya menjadi juara Kejurnas agar bisa meraih gelar dan mengharumkan nama Tulungagung," tandasnya. (*/rka)

Editor : Vidya Sajar Fitri
catur kejurnas atlet Kejurprov pelajar