Hari Baik untuk Beli Motor Menurut Primbon Jawa, Begini Cara Menghitung Neptu dan Firasatnya

Davina Ar Raafika • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 20:16 WIB
Hari baik untuk beli motor menurut primbon Jawa dihitung dari neptu kelahiran dan hari pembelian. Simak rumus, firasat, serta contoh perhitungannya. (GOOGLE)
Hari baik untuk beli motor menurut primbon Jawa dihitung dari neptu kelahiran dan hari pembelian. Simak rumus, firasat, serta contoh perhitungannya. (GOOGLE)

JAKARTA - Hari baik untuk beli motor menurut primbon Jawa masih menjadi acuan bagi sebagian masyarakat sebelum membeli kendaraan baru maupun bekas. Dalam penjelasan yang disampaikan Ki Jemblung Agung melalui kanal YouTube, penentuan hari dilakukan dengan menghitung neptu kelahiran pemilik dan neptu hari pembelian, kemudian hasilnya dibagi tujuh untuk mengetahui firasat yang menyertainya.

Menurut penjelasan tersebut, tujuan memilih hari baik untuk beli motor bukan hanya mencari waktu yang dianggap tepat, tetapi juga sebagai ikhtiar untuk memperoleh keselamatan, terhindar dari marabahaya, menjaga kelancaran rezeki, serta menyelaraskan diri dengan kendaraan yang akan digunakan.

Meski menggunakan hitungan primbon Jawa, Ki Jemblung Agung mengingatkan bahwa pemilik kendaraan tetap harus melakukan perawatan dan servis secara rutin. Dengan demikian, kondisi kendaraan tetap terjaga meskipun telah memilih hari yang dianggap baik menurut perhitungan tradisional.

Hari Baik untuk Beli Motor Menurut Primbon Jawa

Pada awal pembahasan, Ki Jemblung Agung mengajak penonton mempelajari cara menentukan hari baik membeli kendaraan, baik motor maupun mobil, menggunakan hitungan primbon Jawa.

Metode tersebut dapat diterapkan untuk kendaraan baru maupun kendaraan bekas. Perhitungan dilakukan dengan menggabungkan neptu kelahiran pemilik kendaraan dan neptu hari saat transaksi dilakukan.

Hasil akhirnya kemudian digunakan untuk mengetahui firasat yang dipercaya menyertai pembelian kendaraan tersebut.

Tujuan Memilih Hari Pembelian Kendaraan

Dalam video dijelaskan bahwa memilih hari baik bertujuan sebagai bentuk ikhtiar.

Harapannya, kendaraan yang dibeli dapat membawa keselamatan bagi pemilik maupun penggunanya.

Selain itu, perhitungan tersebut juga dimaksudkan agar terhindar dari marabahaya, menjaga kelancaran rezeki, serta menciptakan keselarasan antara pemilik dengan kendaraan yang digunakan.

Penjelasan tersebut disampaikan sebagai bagian dari tradisi primbon Jawa yang masih dikenal oleh sebagian masyarakat.

Baca Juga: Hari Baik untuk Bercocok Tanam Jagung Menurut Hitungan Jawa, Ini Daftar 9 Hari yang Diyakini Tepat

Servis Kendaraan Tetap Harus Dilakukan

Ki Jemblung Agung juga menekankan bahwa memilih hari baik bukan berarti mengabaikan perawatan kendaraan.

Ia mengingatkan agar kendaraan tetap menjalani servis secara rutin setiap bulan.

Menurut penjelasannya, perawatan berkala diperlukan agar performa kendaraan tetap baik saat digunakan.

Daftar Neptu Hari

Langkah pertama dalam perhitungan adalah mengetahui nilai neptu hari.

Nilai yang dijelaskan dalam video meliputi:

Minggu = 5
Senin = 4
Selasa = 3
Rabu = 7
Kamis = 8
Jumat = 6
Sabtu = 9

Nilai tersebut menjadi salah satu komponen dalam menghitung hari baik membeli kendaraan.

Daftar Neptu Pasaran Jawa

Selain hari nasional, perhitungan juga menggunakan nilai hari pasaran Jawa.

Berikut rinciannya:

Pon = 7
Wage = 4
Manis (Legi) = 5
Kliwon = 8
Paing = 9

Nilai pasaran kemudian dijumlahkan dengan nilai hari nasional sesuai tanggal pembelian kendaraan.

Tujuh Firasat dalam Hitungan Primbon

Setelah memperoleh hasil perhitungan, angka tersebut dibagi tujuh.

Sisa hasil pembagian menjadi penentu firasat yang akan digunakan.

Video menjelaskan terdapat tujuh macam firasat.

Sisa 1: Wasesa Segara

Firasat ini melambangkan keselamatan, keberuntungan, dan rezeki yang luas.

Sisa 2: Satriya Wibawa

Kategori ini melambangkan keselamatan, keberuntungan, serta kewibawaan.

Sisa 3: Tunggak Semi

Firasat ini dikaitkan dengan kewibawaan, tetapi disebut sering membawa musibah sehingga dinilai kurang baik.

Sisa 4: Sumur Sinaba

Kategori ini melambangkan keselamatan, ilmu yang bermanfaat, serta kenyamanan.

Sisa 5: Satriya Wirang

Maknanya kurang baik karena disebut berisiko membawa musibah, rasa malu, atau berbagai persoalan.

Sisa 6: Bumi Kepetak

Firasat ini juga dipandang kurang baik karena dikaitkan dengan kesialan, sering mengalami musibah, atau kendaraan yang kerap mengalami kerusakan.

Sisa 7 atau Habis: Lebu Katiup Angin

Kategori ini dimaknai sebagai firasat yang kurang baik karena dikaitkan dengan habisnya harta benda atau kesialan dalam hal keuangan.

Rumus Menghitung Hari Baik untuk Beli Motor

Ki Jemblung Agung menjelaskan bahwa perhitungan dilakukan menggunakan rumus sederhana.

Rumus tersebut adalah:

Neptu kelahiran pemilik + neptu hari dan pasaran saat membeli = total nilai.

Setelah memperoleh total nilai, angka tersebut dibagi tujuh.

Sisa hasil pembagian kemudian dicocokkan dengan tujuh firasat yang telah dijelaskan sebelumnya.

Contoh Perhitungan

Video memberikan simulasi agar penonton lebih mudah memahami proses perhitungan.

Contohnya menggunakan seseorang yang lahir pada Sabtu Kliwon.

Neptu Sabtu adalah 9, sedangkan Kliwon bernilai 8.

Total neptu kelahirannya menjadi 17.

Selanjutnya, hari pembelian dipilih pada Selasa Paing.

Neptu Selasa adalah 3 dan Paing bernilai 9.

Total neptu hari pembelian menjadi 12.

Kemudian kedua nilai dijumlahkan.

17 ditambah 12 menghasilkan 29.

Angka 29 lalu dibagi 7.

Hasil pembagian tersebut menyisakan angka 1.

Karena sisa pembagian adalah 1, maka hasilnya masuk kategori Wasesa Segara.

Dalam penjelasan video, firasat tersebut melambangkan keselamatan, keberuntungan, serta rezeki yang luas sehingga dinilai sangat baik untuk membeli kendaraan.

Baca Juga: Hari Baik Membuka Usaha Menurut Primbon Jawa, Ini Makna Senin hingga Minggu yang Wajib Diketahui

Hari yang Dianjurkan dan Dihindari

Pada bagian akhir, Ki Jemblung Agung memberikan kesimpulan mengenai hasil perhitungan.

Ia menganjurkan memilih hari yang menghasilkan sisa pembagian 1, 2, atau 4.

Ketiga kategori tersebut dijelaskan memiliki makna yang baik menurut primbon Jawa.

Sebaliknya, sisa pembagian 3, 5, 6, dan 7 disebut sebagai kategori yang kurang baik sehingga disarankan untuk dihindari apabila memungkinkan.

Penutup

Menjelang akhir video, Ki Jemblung Agung mengajak penonton berdiskusi melalui kolom komentar apabila masih memiliki pertanyaan mengenai hitungan primbon Jawa.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyampaian materi.

Melalui penjelasan tersebut, cara menentukan hari baik untuk beli motor dijelaskan menggunakan gabungan neptu kelahiran dan neptu hari pembelian. Hasil perhitungan kemudian dibagi tujuh untuk mengetahui firasat yang dianggap baik maupun kurang baik. Meski demikian, narator tetap mengingatkan bahwa memilih hari yang tepat perlu diimbangi dengan perawatan kendaraan secara rutin agar kondisinya tetap prima.

Editor : Davina Ar Raafika
Sumber : YT Ki Jemblung Agung
cara menghitung neptu neptu Jawa hari baik untuk beli motor hari baik membeli kendaraan Primbon Jawa