Hari Baik untuk Pindah Rumah Menurut Islam, Buya Yahya Tegaskan Tak Ada Hari Sial, Ini Pedomannya

Davina Ar Raafika • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 20:41 WIB
Hari baik untuk pindah rumah menurut Islam dijelaskan Buya Yahya. Islam tidak mengenal hari sial, tetapi menganjurkan menjaga ibadah dan membaca Surat Al-Baqarah. (PINTEREST)
Hari baik untuk pindah rumah menurut Islam dijelaskan Buya Yahya. Islam tidak mengenal hari sial, tetapi menganjurkan menjaga ibadah dan membaca Surat Al-Baqarah. (PINTEREST)

JAKARTA - Hari baik untuk pindah rumah menurut Islam sering menjadi pertanyaan masyarakat yang hendak menempati rumah baru. Sebagian orang masih mencari hari tertentu yang dianggap membawa keberuntungan.

Namun, Buya Yahya menegaskan bahwa Islam tidak menetapkan hari khusus maupun hari sial untuk pindah rumah. Yang terpenting adalah memilih waktu yang tidak mengganggu ibadah, tidak menyusahkan orang lain, serta mengawali kehidupan di rumah baru dengan amalan yang dianjurkan.

Penjelasan tersebut disampaikan Buya Yahya dalam tayangan Al-Bahjah TV saat menjawab pertanyaan seorang penanya dari Cirebon mengenai waktu terbaik untuk pindah rumah sesuai ajaran Nabi Muhammad SAW.

Selain menanyakan waktu yang tepat, penanya juga memohon doa agar rumah barunya dipenuhi keberkahan, didoakan malaikat, dan terhindar dari gangguan makhluk halus.

Dari jawaban tersebut, Buya Yahya memberikan panduan praktis yang menitikberatkan pada nilai ibadah, bukan pada perhitungan hari tertentu.

Tidak Ada Hari Khusus untuk Pindah Rumah Menurut Islam

Pada awal penjelasannya, Buya Yahya menegaskan bahwa Islam tidak mengajarkan adanya hari khusus yang wajib dipilih ketika akan pindah rumah.

Menurut beliau, seluruh hari pada dasarnya baik untuk digunakan menempati rumah baru.

Karena itu, seseorang tidak perlu merasa khawatir apabila hanya memiliki kesempatan pindah rumah pada hari tertentu yang oleh sebagian masyarakat dianggap kurang baik.

Dalam penjelasan tersebut, Buya Yahya tidak menyebut adanya larangan berpindah rumah pada hari tertentu maupun kewajiban memilih tanggal tertentu.

Fokus utama justru diarahkan pada kesiapan menjalankan kewajiban kepada Allah SWT selama proses pindahan berlangsung.

Baca Juga: Hari Baik untuk Beli Motor Menurut Hitungan Jawa, Kenali Firasat Guru hingga Hari yang Sebaiknya Dihindari

Bacakan Surat Al-Baqarah Saat Memasuki Rumah Baru

Amalan pertama yang dianjurkan Buya Yahya adalah membaca Surat Al-Baqarah ketika pertama kali memasuki rumah baru.

Menurut penjelasan beliau, pembacaan Surat Al-Baqarah dilakukan agar rasa takut terhadap gangguan makhluk halus dapat dihilangkan.

Anjuran tersebut menjadi salah satu bentuk ikhtiar spiritual ketika mulai menghuni tempat tinggal baru.

Rumah tidak hanya dipersiapkan secara fisik, tetapi juga diisi dengan bacaan Al-Qur'an sebagai bagian dari ibadah kepada Allah SWT.

Pastikan Rumah Digunakan untuk Kebaikan

Selain membaca Surat Al-Baqarah, Buya Yahya juga mengingatkan pentingnya menjaga fungsi rumah sebagai tempat yang dipenuhi kebaikan.

Beliau mengimbau agar rumah baru tidak dijadikan tempat untuk melakukan atau merencanakan berbagai bentuk kemaksiatan.

Sebaliknya, rumah hendaknya menjadi tempat yang mendukung ketaatan kepada Allah SWT dan menjadi lingkungan yang baik bagi seluruh anggota keluarga.

Pesan tersebut menunjukkan bahwa keberkahan rumah tidak hanya bergantung pada saat pertama kali ditempati, tetapi juga pada aktivitas yang dilakukan di dalamnya setelah itu.

Pilih Waktu yang Tidak Mengganggu Ibadah

Buya Yahya menjelaskan bahwa ukuran waktu yang tepat untuk pindah rumah bukan berdasarkan hitungan hari, melainkan berdasarkan kemudahan menjalankan kewajiban agama.

Beliau menegaskan agar aktivitas pindahan tidak menyebabkan seseorang melalaikan salat wajib atau ibadah lainnya.

Apabila proses pindah rumah justru membuat ibadah menjadi berantakan, maka waktu tersebut tidak tepat untuk dipilih.

Dengan demikian, pertimbangan utama bukanlah kalender atau tanggal tertentu, melainkan kemampuan tetap menjaga hubungan dengan Allah SWT di tengah kesibukan pindahan.

Jangan Sampai Merepotkan Orang Lain

Selain memperhatikan ibadah, Buya Yahya juga mengingatkan agar waktu pindah rumah tidak mengganggu orang lain.

Prinsip ini menjadi bagian dari etika yang harus diperhatikan ketika melakukan perpindahan tempat tinggal.

Artinya, proses pindahan sebaiknya berlangsung secara tertib sehingga tidak menimbulkan kesulitan bagi orang-orang di sekitar.

Panduan tersebut memperlihatkan bahwa Islam tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Allah SWT, tetapi juga hubungan dengan sesama.

Contoh Waktu yang Sebaiknya Dihindari

Dalam penjelasannya, Buya Yahya memberikan contoh sederhana mengenai waktu yang kurang tepat untuk melakukan pindahan.

Beliau menyebutkan situasi ketika seorang suami masih sibuk mengangkat barang menjelang pelaksanaan salat Jumat.

Apabila kesibukan tersebut menyebabkan salat Jumat ditinggalkan, maka waktu itu tidak layak dipilih untuk melakukan perpindahan rumah.

Contoh tersebut menunjukkan bahwa kewajiban ibadah harus tetap menjadi prioritas dibanding aktivitas lainnya.

Baca Juga: Hari Baik Membuka Usaha Menurut Primbon Jawa, Ini Hari yang Diyakini Membawa Rezeki dan Kelancaran Bisnis

Keberkahan Rumah Tidak Ditentukan Hari

Dari keseluruhan jawaban yang disampaikan, Buya Yahya menekankan bahwa keberkahan rumah tidak ditentukan oleh hari tertentu.

Rumah akan menjadi tempat yang baik apabila penghuninya menjaga ibadah, mengisi rumah dengan amalan yang dianjurkan, serta menjadikannya sebagai tempat menjalankan ketaatan kepada Allah SWT.

Karena itu, masyarakat tidak perlu merasa cemas apabila tidak dapat memilih hari tertentu untuk pindah rumah.

Selama proses perpindahan dilakukan dengan tertib, tidak mengganggu ibadah, dan tidak menyusahkan orang lain, seluruh hari dapat digunakan untuk menempati rumah baru.

Poin Penting Penjelasan Buya Yahya

Berdasarkan penjelasan dalam video Al-Bahjah TV, berikut beberapa poin utama mengenai pindah rumah menurut Islam:

Kesimpulan

Melalui penjelasan tersebut, Buya Yahya memberikan pemahaman bahwa Islam tidak mengenal penentuan hari baik maupun hari buruk untuk pindah rumah.

Yang lebih utama adalah memastikan proses perpindahan berlangsung dengan tetap menjaga ibadah, menghormati hak orang lain, serta mengawali kehidupan di rumah baru dengan membaca Surat Al-Baqarah dan menjadikan rumah sebagai tempat yang dipenuhi kebaikan.

Dengan demikian, ukuran keberkahan rumah menurut penjelasan Buya Yahya tidak terletak pada tanggal atau hari tertentu, melainkan pada ketakwaan, niat yang baik, dan ketaatan kepada Allah SWT setelah rumah tersebut ditempati.

Editor : Davina Ar Raafika
Sumber : Al-Bahjah TV
doa pindah rumah hari baik untuk pindah rumah menurut islam pindah rumah menurut islam Surat Al-Baqarah Buya Yahya