JAKARTA - Hari baik untuk pindah rumah menurut Islam kerap menjadi pertanyaan masyarakat yang hendak menempati rumah baru. Menjawab hal tersebut, Buya Yahya menegaskan bahwa dalam ajaran Islam tidak terdapat ketentuan mengenai hari baik, hari sial, maupun waktu khusus yang harus dipilih untuk pindah rumah. Menurutnya, seluruh hari pada dasarnya adalah baik selama tidak bertentangan dengan syariat.
Penjelasan tersebut disampaikan Buya Yahya saat menjawab pertanyaan seorang jemaah melalui sambungan telepon. Penanya menanyakan waktu yang tepat untuk pindah rumah sesuai tuntunan Nabi Muhammad SAW serta memohon doa agar rumah barunya dipenuhi keberkahan dan terhindar dari gangguan makhluk halus.
Dalam jawabannya, Buya Yahya lebih menekankan adab ketika memasuki rumah baru dibandingkan mencari hari tertentu. Ia juga menjelaskan beberapa hal yang dianjurkan agar rumah menjadi tempat yang membawa ketenangan dan keberkahan bagi penghuninya.
Pertanyaan Jemaah tentang Waktu Pindah Rumah
Video diawali dengan pertanyaan dari seorang ibu bernama Ali Muhson yang berasal dari Cirebon.
Setelah menyampaikan salam dan doa kepada Buya Yahya beserta keluarga dan para santri Al-Bahjah, ia mengajukan pertanyaan mengenai waktu yang tepat untuk pindah rumah menurut ajaran Nabi Muhammad SAW.
Selain itu, penanya juga meminta doa agar rumah yang akan ditempati memperoleh keberkahan serta dijauhkan dari gangguan makhluk halus.
Dianjurkan Membaca Surat Al-Baqarah
Menanggapi pertanyaan tersebut, Buya Yahya terlebih dahulu menyampaikan amalan yang dianjurkan ketika pertama kali memasuki rumah baru.
Ia menganjurkan agar penghuni membacakan Surat Al-Baqarah di dalam rumah.
Menurut penjelasannya, amalan tersebut dilakukan agar penghuni tidak diliputi rasa takut terhadap gangguan makhluk halus maupun berbagai hal negatif lainnya.
Anjuran tersebut menjadi salah satu bentuk ikhtiar ketika mulai menempati rumah baru.
Rumah Diniatkan untuk Kebaikan
Selain membaca Surat Al-Baqarah, Buya Yahya juga mengingatkan pentingnya meluruskan niat saat menempati rumah baru.
Rumah tersebut hendaknya diniatkan sebagai tempat untuk menjalankan kebaikan dan meningkatkan ketaatan kepada Allah.
Ia juga mengingatkan agar rumah tidak dijadikan tempat berkumpulnya kemaksiatan.
Menurut penjelasannya, menjaga suasana rumah tetap baik merupakan bagian dari upaya menghadirkan keberkahan dalam kehidupan keluarga.
Islam Tidak Menentukan Hari Khusus Pindah Rumah
Memasuki inti pembahasan, Buya Yahya menegaskan bahwa Islam tidak menetapkan hari tertentu sebagai hari terbaik untuk pindah rumah.
Ia menyampaikan bahwa semua hari pada dasarnya baik.
Karena itu, seseorang tidak perlu mencari hari tertentu atau menghindari hari tertentu hanya karena dianggap membawa keberuntungan atau kesialan.
Penjelasan tersebut diberikan sebagai jawaban langsung atas pertanyaan mengenai waktu yang tepat untuk pindah rumah menurut ajaran Islam.
Waktu yang Dipilih Tidak Mengganggu Ibadah
Meskipun tidak ada ketentuan hari tertentu, Buya Yahya memberikan pedoman dalam menentukan waktu pindahan.
Menurutnya, waktu yang dipilih sebaiknya tidak mengganggu hubungan seseorang dengan Allah.
Ia mencontohkan agar proses pindahan tidak sampai membuat salat wajib menjadi berantakan atau terabaikan karena kesibukan mengangkut barang.
Dengan demikian, aktivitas pindah rumah tetap berjalan tanpa mengurangi kewajiban beribadah.
Tidak Mengganggu Orang Lain
Selain memperhatikan kewajiban kepada Allah, Buya Yahya juga mengingatkan pentingnya memperhatikan hak orang lain.
Ia menjelaskan bahwa waktu pindah rumah hendaknya dipilih agar tidak mengganggu masyarakat di sekitar.
Prinsip tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan waktu yang tepat untuk melakukan proses perpindahan rumah.
Contoh Waktu yang Sebaiknya Dihindari
Untuk memudahkan pemahaman, Buya Yahya memberikan contoh situasi yang sebaiknya tidak dilakukan.
Ia menyebut seseorang yang memindahkan barang menjelang pelaksanaan salat Jumat hingga akhirnya tidak dapat menunaikan kewajiban salat Jumat.
Menurut penjelasannya, kondisi seperti itu menunjukkan bahwa waktu yang dipilih kurang tepat karena bertabrakan dengan kewajiban agama.
Karena itu, waktu pindahan sebaiknya diatur agar tidak menghalangi pelaksanaan ibadah.
Tidak Ada Hari Sial dalam Penjelasan Buya Yahya
Pada bagian akhir jawaban, Buya Yahya kembali menegaskan bahwa tidak ada ketentuan mengenai hari sial ataupun hari khusus yang wajib dipilih untuk pindah rumah.
Ia mempersilakan masyarakat menentukan waktu sesuai kebutuhan masing-masing.
Yang terpenting, waktu tersebut dipilih secara tertib, aman, tidak melanggar aturan agama, serta tetap memperhatikan norma sosial.
Fokus pada Keberkahan, Bukan Mencari Hari Tertentu
Dari keseluruhan penjelasan, Buya Yahya lebih menitikberatkan perhatian pada bagaimana seseorang memasuki rumah baru dengan niat yang baik.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga rumah agar menjadi tempat yang dipenuhi ketaatan kepada Allah.
Selain itu, membaca Surat Al-Baqarah ketika pertama kali memasuki rumah menjadi amalan yang dianjurkan dalam penjelasan tersebut.
Dengan demikian, fokus utama bukanlah mencari hari tertentu, melainkan menjaga nilai-nilai kebaikan ketika mulai menempati rumah.
Penutup
Melalui penjelasan tersebut, Buya Yahya menyampaikan bahwa Islam tidak mengenal ketentuan hari baik maupun hari sial untuk pindah rumah. Seluruh hari dapat digunakan selama tidak mengganggu kewajiban kepada Allah dan tidak merugikan orang lain.
Ia juga menganjurkan agar rumah baru diisi dengan niat yang baik, dijauhkan dari kemaksiatan, serta diawali dengan membaca Surat Al-Baqarah sebagai bentuk ikhtiar agar rumah menjadi tempat yang membawa ketenangan dan keberkahan bagi penghuninya.
Editor : Davina Ar RaafikaSumber : YT Buya Yahya