RADAR TULUNGAGUNG - Memaknai kemerdekaan tidak selalu harus melalui perayaan maupun upacara.
Bagi Sheva Millanisty Hendriana Putri, kemerdekaan juga berarti memiliki kesempatan untuk menentukan pilihan, mengembangkan diri, serta mengejar masa depan sesuai cita-cita.
Di usianya saat ini, cewek asal Desa Tanjung, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung, ini memandang kemerdekaan sebagai ruang bagi generasi muda untuk terus belajar dan mencoba berbagai hal baru.
Menurutnya, kesempatan tersebut merupakan salah satu bentuk nyata dari kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pendahulu.
“Bagi saya, kemerdekaan berarti punya kesempatan untuk menentukan pilihan dan masa depan sendiri. Di usia sekarang, saya merasa kemerdekaan adalah ketika saya bisa terus belajar, berkembang, dan mengejar cita-cita tanpa takut untuk mencoba hal-hal baru,” ungkapnya.
Menurutnya, kemerdekaan juga dapat dirasakan melalui berbagai kebebasan dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari menyampaikan pendapat, memperoleh pendidikan, hingga menentukan pilihan hidup.
Namun, kebebasan tersebut tetap harus disertai tanggung jawab agar tidak merugikan orang lain.
“Yang paling terasa adalah kita bisa bebas menyampaikan pendapat, mendapatkan pendidikan, dan menentukan pilihan hidup. Tapi kebebasan juga harus diiringi dengan tanggung jawab, karena apa yang kita lakukan tetap bisa berdampak pada orang lain,” katanya.
Sheva juga menilai perjuangan para pahlawan tidak berhenti ketika Indonesia memproklamasikan kemerdekaan. Tantangan yang dihadapi generasi saat ini berbedasehingga bentuk perjuangan pun harus disesuaikan dengan zaman.
“Perjuangan para pahlawan bukan sesuatu yang berhenti setelah Indonesia merdeka. Perjuangannya memang sudah berbeda. Sekarang, kita bisa meneruskannya lewat pendidikan, karya, prestasi, dan hal-hal sederhana yang bisa memberikan manfaat bagi orang di sekitar kita,” jelasnya.
Meski telah merdeka selama puluhan tahun, Sheva melihat masih terdapat sejumlah persoalan yang perlu diperhatikan bersama. Salah satunya berkaitan dengan kesenjangan pendidikan dan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat.
Selain itu, keberagaman di tengah masyarakat juga menjadi tantangan tersendiri. Menurut cewek cantik ini, perbedaan seharusnya tidak menjadi alasan masyarakat untuk saling menjauh maupun terpecah.
“Masih ada kesenjangan dalam pendidikan dan ekonomi yang perlu menjadi perhatian. Selain itu, di tengah banyaknya perbedaan, kita juga masih perlu belajar untuk saling menghargai dan tidak mudah terpecah hanya karena perbedaan pendapat,” ungkapnya.
Karena itu, Sheva mengajak generasi muda untuk tidak memaknai kemerdekaan sebatas momentum tahunan setiap Agustus.
Kemerdekaan, menurutnya, harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
“Jangan melihat kemerdekaan hanya sebagai perayaan setiap bulan Agustus. Kemerdekaan juga tentang bagaimana kita memanfaatkan kesempatan yang sudah diberikan untuk belajar, berkarya, dan menjadi seseorang yang bermanfaat,” tuturnya.(bac/c1/rka)
Editor : Vidya Sajar Fitri